Daerah Terkini
Jalan Penghubung di Krayan Longsor, Dinas PUPR Perkim Kaltara akan Buat Jalan Baru
TRIBUN-VIDEO.COM , TANJUNG SELOR - Jalan penghubung antara Krayan Induk dengan Krayan Selatan, di Nunukan, Kaltara, terputus akibat longsor.
Longsor yang terjadi sejak pekan lalu dan diikuti dengan longsor susulan itu menyebabkan sekitar 300 meter ruas jalan yang merupakan jalan provinsi itu tertimbun material longsor.
Menurut Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinas PUPR Perkim) Kaltara, pergerakan tanah dan longsor masih terus terjadi hingga Rabu kemarin.
Tim Dinas PUPR Perkim Kaltara yang dipimpin oleh Kepala Dinas, Datu Iman Suramenggala, telah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap ruas jalan yang tertimbun longsor itu.
Menurut Datu Iman, dari hasil monitoring dan evaluasi tidak ada cara lain selain membuat jalan baru dengan rute yang berbeda dari rute jalan longsor saat ini.
"Longsoran ini tidak ada alternatif lain, kita harus pindahkan trase jalan, jadi penanganannya kita bikin jalan baru," kata Datu Iman Suramenggala, Kamis (15/9/2022).
"Penanganan sementara tidak ada, karena memang longsor lagi, runtuh lagi, karena masih bergerak tanahnya di sana, dan memang cuaca di sana hujan, jadi kita akan buat alternatif jalan baru," ujarnya.
Baca: Distribusi BBM Subsidi tak Tepat, Aliansi Mahasiswa Nunukan Minta Pemkab Bentuk Satgas Pengawasan
Baca: Dampak Kenaikan BBM, Tarif Speedboat Nunukan-Tanjung Selor Naik jadi Rp 405 Ribu, Ini Kata Gapasdap
Datu Iman menjelaskan, rencana membuat rute jalan baru dipastikan aman dari longsoran. Sebab lokasinya tidak berada di lereng gunung seperti kondisi jalan eksisting saat ini melainkan akan membelah gunung.
"Panjangnya itu sekitar 300-400 meter dengan estimasi 1-2 bulan, lokasinya itu di sisi gunung di sebelahnya, jadi kita seperti buat sodetan untuk menyambung jalan," katanya.
"Dan jalan baru itu aman, karena dia bukan tebing, tapi dia gunung jadi elevasinya kita turunkan," ujarnya.
Terkait rencana pembangunan jalan baru, Datu Iman mengatakan, tujuan jangka pendek ialah agar jalur distribusi di daerah perbatasan itu dapat kembali normal.
Karena itu, target pembangunan jalan baru tidak sampai kondisi jalan agregat ataupun kondisi jalan aspal.
"Yang penting orang dan logistik bisa lewat, lebarnya 5 meter untuk yang akan kita buka," tuturnya.
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
(*)
# Nunukan # jalan penghubung # Krayan # longsor
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribun Kaltara
Tribunnews Update
Diguyur Hujan Deras & Angin, 20 Rumah Warga Rusak hingga Longsor Lumpuhkan Jalan di Wonosobo
Jumat, 10 April 2026
Tribunnews Update
Diguyur Hujan Deras, Longsor & Banjir Terjang Wilayah Sumedang hingga Akses Jalan Utama Lumpuh
Kamis, 9 April 2026
Tribunnews Update
Banjir & Longsor Terjang Sumedang hingga Rusak Rumah Warga, 1 Korban Ditemukan Tewas Tertimbun
Kamis, 9 April 2026
LIVE UPDATE
Sempat Tertimbun Longsor, Jalan Nasional Cadas Pangeran Mulai Bisa Dilalui, Warga Diminta Waspada
Kamis, 9 April 2026
Live Tribunnews Update
Longsor di Sembahe Deli Serdang Tewaskan 5 Korban, 8 Rumah Warga Alami Kerusakan
Rabu, 8 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.