Kamis, 15 Mei 2025

TERKINI NASIONAL

Massa Mahasiswa BEM SI Lakukan Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM, Ajak Presiden Jokowi Diskusi

Kamis, 15 September 2022 16:36 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Massa mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang berdemo menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) meminta Presiden Joko Widodo untuk datang menemui pihaknya di Kawasan Patung Kuda, Monas.

Para mahasiswa hendak supaya Jokowi datang dan berdiskusi secara langsung.

Semenjak pemerintah menaikan tarif BBM, aksi demo mulai masif dilakukan oleh banyak elemen yang menolak kebijakan pemerintah tersebut.

Semua aksi bertujuan menuju Istana Negara, tapi massa demo selalu dibatasi hanya mencapai kawasa Patung Kuda, Monas, berjarak beberapa kilometer dari Istana Negara.

"Kami minta Jokowi datangi massa demo. Kita diskusi di sini, kita tidak mau diskusi di dalam. Ingin diskusi di jalan," ujar seorang massa aksi di atas mobil komando.

Lebih lanjut, menurut massa aksi, jarak tempat mereka berdemo dirasa jauh dari Istana Negara sehingga setiap aspirasi dan tuntutan tidak mungkin didengar oleh Presiden Jokowi.

Baca: Aliansi Mahasiswa di Bangka Belitung Gelar Aksi Penolakan Kenaikan Harga BBM

"Kita terlalu jauh dari istana, tidak terdengar. Massa aksi sudah jauh-jauh ke sini, dari NTT, dari Sumba, dari Sumatera," tambah massa aksi.

Massa yang melakukan demo hari ini merupakan aliansi BEM SI.

Mereka mulai datang ke kawasan Patung Kuda, Monas, Kamis (15/9/2022) sekira pukul 13.00 WIB. Aksi kali ini merupakan dalam rangka menolak kenaikan tarif BBM.  

Adapun dalam rombongan tampak almamater mahasiswa dari Universitas Jenderal Soedriman Surakarta, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), hingga Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta.

Ada tiga poin tuntutuan dan desakan yang dibawa oleh BEM SI, yaitu menuntut dan mendesak pemerintah untuk mencabut keputusan terkait kenaikan BBM.

Baca: Demo Tolak Kenaikan BBM Mulai Memanas Mahasiswa Dorong Pertahanan Polisi, Botol dan Kerikil dilempar

Kemudian menuntut dan mendesak pemerintah Menunda proyek strategis nasional yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat dan mengalihkan anggaran ke subsidi BBM.

Serta, menuntut dan mendesak pemerintah untuk menerapkan regulasi pemakaian BBM
Bersubsidi secara tegas.

Hingga saat ini BEM SI melihat Presiden Joko Widodo masih belum mau menemui massa aksi dalam setiap demo yang ada, sehingga tuntutan tidak tersampaikan dengan baik.

Dengan keadaan yang demikian, Aliansi BEM SI memberikan ultimatum kepada pihak Pemerintah selama 7x24 jam di mulai sejak tanggal 8 September 2022 untuk memenuhi tuntutan tersebut.

"Jika tidak dipenuhi maka Aliansi BEM SI akan kembali turun aksi dengan massa yang lebih banyak lagi. Maka dari itu, untuk menindak lanjuti ultimatum tersebut dan memperjuangkan tuntutan rakyat, ujar Koordinator BEM SI Luthfi Yufrizal.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ajak Diskusi di Jalan, Mahasiswa Minta Jokowi Temui Massa Demo Tolak Kenaikan Tarif BBM

# mahasiswa # BBM # Presiden Jokowi

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #mahasiswa   #BBM   #Presiden Jokowi

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved