Minggu, 26 April 2026

LIVE UPDATE

Diterpa Isu Republik, Parlemen Australia Tegaskan Setia pada Raja Charles III Jadi Kepala Negara

Rabu, 14 September 2022 23:03 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Anggota Parlemen negara bagian Australia, menegaskan berjanji setia kepada Raja Charles III sebagai Kepala Negara.

Hal ini menyusul merebaknya isu referendum agar Australia menjadi negara merdeka, independen dan republik dari Inggris.

Sebelumnya, Partai Buruh Australia menginginkan seorang presiden Australia.

Hal itu untuk menggantikan Raja Inggris sebagai kepala negara tersebut.

Momentum kematian Ratu Elizabeth II yang bertahkta selama 70 tahun dipandang banyak orang sebagai peluang untuk menuju perubahan.

Yakni menjadi negara republik dan mandiri.

Baca: Momen Haru Raja Charles III dan 3 Adiknya Berdiri di Sisi Peti Ratu, Tertunduk dan Pejamkan Mata

Baca: Unjuk Rasa Hapuskan Monarki Bergerak saat Deklarasi Raja Charles III, Serukan Jadi Republik

Kendati begitu, negara-negara bagian Australia memiliki ikatan hubungan dengan Inggris.

Seperti negara bagian Victoria yang merupakan wilayah terpadat kedua Australia memiliki ikatan dengan Ratu Victoria pada abad ke-19.

Sehingga, memiliki hubungan dengan pewaris takhta termasuk raja baru Inggris, Raja Charles III.

Terkait janji setia kepada Raja, semua anggota parlemen di negara bagian melakukan penegasan itu.

Diketahui sebelumnya, warga Australia telah menggelar referendum pada 1999.

Hasilnya, menentang Australia menjadi republik dan memutuskan masih menjadi negara persemakmuran dengan Inggris.

(Tribun-Video.com/ Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Isu Referendum Merebak, Anggota Parlemen Australia Tegaskan Setia pada Raja Charles III

# Partai Buruh # Australia # Raja Charles III

Editor: Aprilia Saraswati
Videografer: Sigit Setiawan
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved