Viral di Medsos

Tangis Samin saat Uang Tabungan Nyaris Rp 50 Juta Dimakan Rayap dan Tak Bisa Ditukar di BI

Rabu, 14 September 2022 19:29 WIB
TribunSolo.com

TRIBUN-VIDEO.COM, SOLO - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengimbau agar masyarakat menyimpan uangnya di bank.

Itu dikatakan karena adanya uang puluhan juta milik penjaga SDN Lojiwetan, Kecamatan Pasar Kliwon.

"Imbauan disimpan di bank saja, tadi sudah bertemu dengan Kepala BI (Nugroho Joko Prastowo) kan," kata dia kepada TribunSolo.com, Selasa (13/9/2022).

Dirinya mengungkapkan, untuk uang yang disimpan di bank akan jauh lebih aman dari kerusakan-kerusakan.

Salah satunya dimakan rayap, terbakar hingga sobek.

"Disimpan di bank perbanyak transaksi secara cashless," ungkapnya.

Terlebih, kasus yang terjadi pada Samin uang yang disimpan itu tidak sedikit.

Apalagi untuk keperluan jangka panjang yakni untuk haji.

"Itu untuk naik hajikan, kalau untuk haji perlu nabung butuh waktu lama, di bank saja lebih aman," jelasnya.

Sebagian Bisa Ditukar

Uang puluhan juta yang rusak parah dimakan rayap milik Samin (53) sang penjaga sekolah di SD Negeri Lojiwetan, Kedunglumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo tak bisa ditukarkan.

Adapun hanya sebagian uang yang bisa ditukarkan.

Baca: Gibran Bakal Bantu Penjaga Sekolah di Solo yang Uangnya Rusak Dimakan Rayap untuk Bisa Naik Haji

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo, Nugroho Joko Prastowo menjelaskan uang rusak bisa diganti dengan uang baru dengan surat tertentu.

"Uang tersebut adalah uang asli dan harus memiliki luasan minimal 2/3 bagian atau 68 persen dari ukuran penuh," kata Joko kepada TribunSolo.com, Selasa (13/9/2022).

Mengenai kasus dari Samin itu, Joko meminta agar yang bersangkutan menyusun terlebih dahulu potongan-potongan uang yang dimakan rayap tersebut.

Seperti diketahui, ada banyak potongan-potongan kecil uang pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu.

"Yang paling berat adalah menyusun potongan-potongan ini. Dan itu adalah langkah awal yang harus dilakukan," ujarnya.

Joko menjelaskan kerusakan uang yang masih dianggap layak ditukar harus memenuhi kriteria, yakni dua per tiga uang kertas tersebut dalam keadaan tidak rusak.

"Kerusakan maksimalnya 2/3 dari bagian uang itu. Jadi harus 2/3 supaya tidak ada double klaim," jelas Joko.

Joko mengungkapkan, untuk uang yang hilang dimakan rayap tidak bisa diganti.

"Yang bisa diganti adalah sisanya yang terbukti secara sah, syaratnya luasnya harus 2/3, kalau sudah 2/3 bisa diganti yang baru," ungkapnya.

Untuk kasus Samin, Joko merekomendasikan untuk uang yang tinggal kecil-kecil itu digunakan untuk menambal uang yang berlubang.

Baca: Berita Solo Hari Ini: Nasib Pilu Samin, Uang Rp50 Juta yang Dimakan Rayap Tak Bisa Ditukar oleh BI

"Yang itu (sisa uang kecil) buat nambal uang berlubang yang masih bisa saja jadi tidak nyusun ulang, biar yang ukurannya itu bisa buat nambah tukeran," ungkapnya

Dia menambahkan, kepada masyarakat agar lebih baik menyimpan uang di bank.

Hal tersebut, bisa mengurangi risiko rusak maupun hilang akan lebih kecil.

"Memang itu kan kebiasaan lama, makanya kami terus edukasi masyarakat agar menyimpan uang di bank agar lebih aman dari kehilangan atau kerusakan," aku dia.

"Apalagi di zaman digital ini, pembayaran apapun pakai QRIS, jadi semakin mudah," pungkasnya.

Samin Sempat Menangis

Melihat kenyataan uang tabungan sebanyak Rp 50 juta miliknya dimakan rayap, Samin tak bisa berkata-kata.

Pria 53 tahun yang menjadi penjaga sekolah di SD Negeri Lojiwetan, Kedunglumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo itu pasrah.

Karena usai mengetahui uangnya rusak dimakan rayap, Samin dan istrinya Sri Kadarwati mengdatangi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo untuk menukarkan uangnya.

Dirinya berangkat ke gedung BI Solo dengan membawa dua kantong keresek putih yang berisi ruang rusak Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribuan.

Uang yang masih berbentuk ia pisahkan dengan uang yang sudah hancur menjadi kecil-kecil.

Sayangnya, saat tiba di gedung BI, uang yang sudah rusak tak berbentuk itu tidak bisa diganti.

Hal tersebut lantaran, penukaran uang rusak hanya bisa dilakukan jika dua per tiga uang kertas tersebut tidak rusak.

Samin mengaku ikhlas jika uang miliknya yang sudah tidak berbentuk itu tidak bisa ditukar.

"InsyaAllah (mengikhlaskan) enggak mungkin saya nambal satu-satu. Lihatlah Allah, Allah akan mengganti yang lebih baik lagi," kata dia kepada TribunSolo.com, Selasa (13/9/2022).

Dirinya tak mampu menyembunyikan air matanya melihat uang yang selama 2,5 tahun ia tabung tidak bisa diganti.

"Kalau saya suruh nambal, suruh nyari pasangan agak sulit, gak mudah," ujarnya.

"Saya terima walupun ada sedikit kurang berkenan di hati saya," ungkapnya.

Samin mengaku mengambil pelajaran dari kejadian ini, di mana setelah nanti uang yang bisa diganti akan di masukkan ke bank.

"Ini pelajaran buat saya, jangan menabung seperti saya, nanti saya tabung lagi tapi enggak disitu lagi di bank," ungkapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Uang Puluhan Juta Milik Warga Solo Lenyap Dimakan Rayap, Wali Kota Gibran : Disimpan di Bank Saja

Editor: winda rahmawati
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: TribunSolo.com

Tags
   #Viral Video   #uang   #rayap
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved