TRIBUN SOLO UPDATE
Berita Solo Hari Ini: Dinsos Boyolali Klarifikasi soal Kejanggalan Data Calon Penerima BLT BBM
TRIBUN-VIDEO.COM - Keluarga penerima manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM di Boyolali, Jawa Tengah kini sudah bisa dicairkan.
Namun, ada kejanggalan di balik penyaluran BLT BBM di Boyolali tersebut.
Diketahui, ada data calon penerima BLT BBM yang sudah meninggal dunia, tapi masih tercatat dalam data penerima tersebut.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Boyolali, Budi Prasetyaningsih membenarkan kabar tersebut.
Ia mengatakan, sebelumnya petugas sudah menghapus nama calon penerima BLT BBM yang meninggal tersebut dari data, tapi muncul lagi sebagai calon penerima bantuan.
Mengetahui hal tersebut, pihaknya mengaku telah melakukan koordinasi dengan pihak Kantor Pos sebagai penyalur bantuan.
“Selama penyaluran ini, memang ada temuan KPM penerima yang sudah meninggal dunia. Lalu kami koordinasikan dengan pihak Kantor Pos sebagai penyalur bantuan," terang Ning.
Hanya saja, pihaknya belum bisa memastikan berapa banyak KPM BLT BBM yang sudah meninggal ini.
Baca: Pos Indonesia Indonesia Mulai Salurkan BLT BBM & BPNT di Jawa Tengah, Direncanakan Selesai 14 Hari
"Data KPM penerima kan diambil dari data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Nanti akan kita update lagi ke pusat. Karena terkadang, data sudah kami delete tapi di DTKS masih ada," katanya.
Meski penerima bantuannya sudah meninggal dunia, tapi BLT BBM itu masih bisa dicairkan.
Asalkan, pengambil bantuan masih dalam satu kartu keluarga (KK).
Selain iti, pihak perwakilan penerima bantuan harus menyertakan surat keterangan dari desa setempat.
Sebab, menurutnya, pihak keluarga penerima tentu juga terdampak kenaikan BBM.
“Setelah ini, akan kami evaluasi. Termasuk KPM -KPM penerima yang meninggal dunia itu," jelasnya.
Sementara itu, penyaluran terhadap 63.225 KPM dibagi dalam dua kelompok.
Baca: Begini Cara Cek Penerima Bansos BLT BBM Kemensos 2022 secara Online, Bisa lewat Laman Kemensos
Yakni kelompok pertama sebanyak 37.131 KPM, di mana tahap kelompok ini tak hanya menerima BLT BBM sebesar Rp 300 ribu.
Namun, juga bantuan pangan non tunai (BPNT) sebesar Rp 200 ribu.
Sedangkan kelompok kedua, akan disalurkan pada 26.094 KPM.
Bantuan BLT BBM ini sebenarnya disalurkan selama empat bulan, September sampai Desember 2022 dengan besaran perbulannya Rp 150 ribu.
Namun, karena dibagi dua gelombang, maka pencairannya diambil 2 bulan September dan November 2022, sehingga masing-masing KPM menerima Rp 300 ribu.
Khusus penyandang disabilitas, lanjut usia (Lansia) renta akan difasilitasi secara door to door.
“KPM tersebut tidak dimungkinkan datang ke lokasi pengambilan,” pungkasnya.
(Tribun-Video.com/TribunSolo.com)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Di Boyolali, Orang yang Sudah Meninggal Masih Masuk Daftar Penerima BLT BBM, Tetap Bisa Dicairkan
# TRIBUN SOLO UPDATE # Boyolali # BLT BBM
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Rizaldi Augusandita Muhammad
Sumber: TribunSolo.com
Tribunnews Update
Update Perampokan Maut di Boyolali, Bocah 6 Tahun Saksikan Ibunya Dianiaya Pelaku sebelum Tewas
7 hari lalu
Local Experience
Umbul Langse, Wisata Air Unik dengan Terowongan Bawah Air Legendaris
Senin, 6 April 2026
Local Experience
Waduk Bade di Klego, Penyangga Irigasi Sawah yang Kini Berkembang Menjadi Wisata Alam Boyolali
Senin, 6 April 2026
LIVE UPDATE
Heboh Penemuan Jasad Bayi yang Terkubur di Ladang Daerah Cepogo Boyolali, Diduga Baru Lahir
Jumat, 3 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.