Rabu, 22 April 2026

Terkini Daerah

Respons Keras Lembaga Masyarakat Adat Merauke soal Demo Kenaikan BBM: Jangan Bikin Onar

Senin, 12 September 2022 09:55 WIB
Tribun Papua

TRIBUN-VIDEOCOM, MERAUKE - Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Suku Malind Anim Ha memberikan pernyataan sikap menanggapi isu dan rencana aksi demo kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jilid II oleh Aliansi Mahasiswa Merauke pada Senin (12/9/2022).

"Kami selaku lembaga Kultur Representatif Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Merauke Papua Selatan menyikapi hal ini dan telah mendalami informasi gerakan aksi tersebut," kata Pj Ketua LMA Suku Malind Anim Ha Kabupaten Merauke, Ignasius Bole Gebze dalam konferensi pers di Merauke, Sabtu (10/9/2022).

Menurutnya, rencana aksi demo jilid II itu meresahkan dan tidak pantas karena ada beberapa poin kata kalimat yang tidak pantas dilakukan di atas tanah Anim Ha, dusun masyarakat adat Merauke.

Ignasius mengungkapkan, rencana aksi demo kenaikan harga BBM tersebut dengan kalimat-kalimat yang akan berdampak anarkis.

Baca: Tolak Kenaikan Harga BBM, DPW PKS Kaltara Dukung Aksi Demonstrasi Mahasiswa: Kami Sangat Mendukung

Antara lain;

1. mengatasnamakan masyarakat, pertanyaannya masyarakat yangmana?

2. Rakyat melarat, pertanyaannya rakyat mana yang melarat?

3. Mencabut kebijakan kenaikan harga BBM atau presiden yang kami turunkan (pertanyaannya apakah itu seperti sebuah ancaman makar?

"Untuk diketahui bersama, Papua Selatan dan Merauke adalah daerah Otonomi Khusus (Otsus)," ujarnya.

Kata Ignasius, dimana kaki berpijak disitu langit dijunjung. Jangan bawa kebiasaan pengaruh dari luar lalu terapkan ditempat ini. Hargai itu.

Ignasius menjelaskan, budaya suku Malind Anim Ha Merauke tidak ada budaya demo-demo yang berdampak buruk.

"Budaya kami adalah duduk secara budaya dan bicarakan semua persoalan," ungkapnya.

Baca: Seorang Petani Keluhkan Tak Boleh Membeli BBM di SPBU, Ternyata Ini Penjelasannya

Dia menuturkan, Merauke adalah barometer istana damai. Semua pihak harus menjaga itu.

Soal BBM kebijakan adalah kebijakan negara dan sudah pasti upaya-upaya lebih baik yang dilakukan untuk semua masyarakat di negara ini.

"Contoh, masyarakat adat di Papua sudah biasa hidup dengan harga barang yang tinggi dan masyarakat dapat menyesuaikan karena ada kebijakan-kebijakan yang diperoleh," lugas Ignasius.

Dia mengimbau putera-puteri Malind Anim Ha fokus belajar dalam kuliahnya, tidak usah terpengaruh kegiatan yang menyusahkan.

Dijelaskan, saat ini semua orang Merauke lagi teduh tenang menantu finalishing pemekaran Provinsi Papua Selatan.

"Jangan buat onar dengan berbagai aksi atas nama di tempat ini dalam segala bentuk apa pun," pesan Ignasius.

Baca: Kembali Buat Bangga, Dita Karang Bawakan Tarian Pendet di Program Acara Korea

Untuk itu, sambungnya, LMA Kabupaten Merauke menyikapi dengan tegas menyatakan:

1. Kepada pihak keamanan dalam hal ini Kepolisian Resort Merauke segera mengambil tindakan tegas kepada oknum-oknum mahasiswa-mahasiswi yang mengkoordinir rencana aksi-aksi yang mengatasnamakan masyarakat.

"Karena kami masyarakat adat Merauke tidak izinkan," tegas Ignasius.

2. Kepada semua paguyuban etnis suku-suku nusantara yang ada di Merauke untuk saling menjaga dan dapat mengarahkan dengan mendidik/menasehati, membina putera-puterinya agar tahu budaya kebiasaan di Merauke sehingga tidak mudah terpengaruh atau ikut-ikutan.

3. Kepada semua pengurus organisasi-organisasi mahasiswa untuk dapat indahkan maksud ini.

4. Menegaskan kepada semua mahasiswa-mahasiswi untuk fokus belajar dan berorganisasi yang tepat sesuai sebagaimana mestinya.

Pantauan Tribun-Papua.com, pernyataan sikap oleh Pj Ketua LMA Kabupaten Merauke, Ignasius Bole Gebze didampingi Sekertaris LMA Kabupaten Merauke, Joseph Albin Gebze.

Kemudian sejumlah tokoh masyarakat Malind Kimaam, Paskalis Imadawa, sesepuh LMA Kabupaten Merauke, Paulus Mokai Gebze, Korwil LMA Wilayah adat Anim-Ha Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat, Gervasius Wane Mahuze serta Wakil Ketua LMA Kab Merauke, Vinsensius Y. Gebze. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Respon Keras Aksi Tolak BBM, LMA Merauke: Jangan Bikin Onar Tempat Ini

# Lembaga Masyarakat Adat Merauke # kenaikan BBM # Demo Tolak Kenaikan BBM # harga BBM

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribun Papua

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved