Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di NTB Berakhir dengan Damai
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto
TRIBUN-VIDEO.COM - Aksi tolak kenaikan harga BBM pada hari ketiga, Kamis (8/9/2022) di Kantor DPRD NTB berujung memanas.
Empat orang diamankan tim kepolisian yang bertugas.
Tiga dilepas, satu ditahan lebih lama karena kedapatan membawa senjata tajam (sajam).
Suasana di lapangan aksi semakin memanas setelah mahasiswa dan polisi saling dorong hingga beberapa di antara mereka terinjak-injak.
Meski demikian, ketegangan itu segera melumer di penghujung hari.
Massa aksi dan tim kepolisian berdamai, berada dalam satu barisan.
Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa meminta anggotanya tetap bersikap humanis dan mengedepankan cara yang komunikatif.
Jumlah personel yang bertugas hari itu sebanyak 850 personel, gabungan Polda NTB dan Polresta Mataram.
Mustofa menghimbau agar tim yang bertugas tetap berprinsip sesuai SOP dan tidak bertindak di luar komando.
Di sisi lain, ada 1000 mahasiswa yang harus diakomodir melakukan aksi.
Mereka terdiri dari aliansi mahasiswa HIMMAH NWDI Cabang Mataram, BEM UIN Mataram, dan UMMAT Cabang Mataram.
Aksi di depan Kantor Dewan NTB itu disaksikan dan dipantau langsung oleh Kapolda NTB Irjen Pol Drs Djoko Poerwanto bersama beberapa PJU Polda NTB.
"Alhamdulillah kesemuanya berakhir dengan baik tanpa ada mahasiswa dan petugas pengamanan yang menjadi korban,” ucapnya.
Sekitar pukul 13:00 WITA, para demonstran sudah mengurai.
Masing-masing kelompok mahasiswa telah mengkoordinir rekannya segera mundur.
Saat membubarkan diri, kelompok mahasiswa berjalan sambil saling rangkul dengan komandan pengamanan aksi demo, yaitu Kombes Pol Mustofa.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Memanas Selama Aksi, Mahasiswa Merangkul Polisi Saat Membubarkan Diri
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribun Lombok
LIVE UPDATE
Ratusan Honorer Datangi Kantor Bupati Donggala, Tuntut Status PPPK dan Gaji 3 Bulan
Kamis, 9 April 2026
Tribunnews Update
Kemarahan Wawan Hermawan seusai Divonis 7 Bulan Penjara di Kasus Demo Rusuh Agustus 2026: Tidak Adil
Selasa, 7 April 2026
LIVE UPDATE
Penambang Geruduk Gubernur Gorontalo Minta Diskresi gegara Kesulitan Jual Hasil Tambang Emas
Selasa, 7 April 2026
LIVE UPDATE
Tokoh Pemuda Rakyat Papua Bergerak Nabire Imbau Warga Tak Terlibat Aksi Demo, Jaga Situasi
Selasa, 7 April 2026
Terkini Nasional
BUNTUT TNI Kena Serangan Israel, Ribuan Massa Kepung Kedubes AS: 'Indonesia Bukan Pengawal Zionis!'
Senin, 6 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.