Viral di Medsos

Akses Jalan Rusak, Warga di Lombok Barat Turun Gunung Tandu Ibu Hamil yang Hendak Melahirkan

Kamis, 8 September 2022 16:23 WIB
Tribun Lombok

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang ibu hamil di Dusun Bunut Boyot, Desa Bengkaung, Kecamatan Batu Layar, Lombok Barat harus bersusah payah mendapatkan akses layanan kesehatan untuk persalinan.

Buruknya akses jalan keluar masuk kampung membuat warga terpaksa mengangkutnya dengan tandu kain.

Hal itu terlihat dalam video yang beredar di media sosial, beberapa orang pada malam hari menandu seorang ibu hamil menggunakan kain dan bambu.

Kemudian pada siang hari setelah melahirkan, warga kembali bersusah payah membawa si ibu hamil ke rumahnya.

Dua video tersebut dibagikan di media sosial oleh warga, salah satunya pemilik akun Facebook Fathul Rakhman.

Dalam keterangan postingan tersebut, Fathul Rakhman menulis bahwa ibu hamil dibawa ke tempat pelayanan kesehatan (malam hari) dan dibawa kembali setelah melahirkan.

Mereka kesulitan akses keluar masuk ke rumah si ibu hamil. Mobil ambulans tidak bisa masuk sehingga harus ditandu.

Berikut kutipan lengkapnya.

Ibu hamil dibawa ke tempat pelayanan kesehatan (malam hari) dan dibawa kembali setelah melahirkan.

Kondisi jalan memang sempit nggak bisa masuk mobil ambulance. Tapi motor roda tiga sepertinya bisa. Jadi memungkinkan di daerah daerah yang kondisi jalannya sempit disediakan ambulance motor roda tiga.

Jhony Iskandar, warga Dusun Bunut Boyot yang dikonfirmasi TribunLombok.com membenarkan kejadian tersebut.

Ibu hamil tersebut diketahui bernama Aji Susilawati, Dusun Bunut Boyot, Desa Bengkaung, Kecamatan Batu Layar.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (4/9/2022) dini hari, sekitar pukul 03.00 WITA.

Baca: Viral Video Pendemo Tolak Kenaikan BBM Adang Mobil Wapres Maruf Amin, Lari ke Depan Minta Berhenti

Baca: Viral Video Farel Prayoga Jajan di Kantin Sekolah, Warganet Soroti Sepatunya: Beda dari yang Lain

Jhony Iskandar termasuk warga yang ikut membantu proses persalinan ibu hamil tersebut.

Pada pagi buta, warga terpaksa menandu sang ibu hamil yang hendak melahirkan. Sebab kondisi jalan yang ekstrem membuat kendaraan sulit masuk ke kampung mereka.

"Ditandu merupakan salah satu cara yang bisa kami lakukan untuk mengevakuasi warga yang urgent (darurat) membutuhkan perawatan medis, seperti melahirkan dan sakit," katanya.

Cara itu mereka lakukan karena kondisi jalan menuju dusun tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda 4, sebab jalan rabat tersebut berupa jurang dan licin.

"Cukup sulit karena dusun kami terletak di atas pegunungan," kata Jhony Iskandar.

Meski demikian, ia bersyukur sang ibu dan bayi yang dilahirkan dalam kondisi selamat dan sehat.

"Alhamdulillah (kondisi ibu dan anak) baik," katanya.

Sementara itu, Zulfan, relawan di Kecamatan Batu Layar menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu (4/9/2022).

"Kejadian seperti ini sudah berkali-kali, karena akses jalan yang belum bagus ke kampung itu," kata Zulfan.

Padahal, kata Zulfan, jarak antara dusun dengan akses jalan utam beraspal sekitar 1 kilometer.

Tetapi akses jalan ke dusun cukup ekstrem, licin dan cukup berbahaya, sehingga ambulans tidak bisa masuk.

Lebar jalan menuju dusun tersebut antara 3-4 meter, artinya masih bisa dilalui kendaraan.

Tetapi kondisinya cukup licin dan membahayakan, sehingga kendaraan ambulans tidak bisa masuk.

"Jalannya agak nanjak dan licin," ujarnya.

Sehingga pada saat genting, ketika ada darurat seperti ibu hendak melahirkan mereka tidak bisa cepat dibawa ke pusat layanan kesehatan.

Seperti ibu Aji Susilawati yang harus dibawa menggunakan tandu kain.

"Kondisi ini sudah bertahun-tahun," katanya.

Zulfan mengharapkan pemerintah daerah memperhatikan masalah yang dihadapi warga Dusun Bunut Boyot. "Harapan warga mereka minta agar jalannya diaspal agar tidak licin," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Akses Jalan Buruk, Ibu Hamil di Lombok Barat Diangkut Pakai Tandu untuk Proses Persalinan

Editor: winda rahmawati
Sumber: Tribun Lombok

Tags
   #Viral Video   #ibu hamil   #melahirkan   #Gunung   #Tandu
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved