TERKINI NASIONAL
Aktivis Irma Hutabarat Nilai Janggal Isu Pelecehan Putri Candrawathi oleh Brigadir J
TRIBUN-VIDEO.COM - Aktivis Irma Hutabarat membeberkan kejanggalan pengakuan Putri Candrawathi terkait kasus rudapaksa yang dialaminya.
Dilansir TribunWow.com, istri Ferdy Sambo itu mengaku mengalami kekerasan seksual yang dilakukan oleh mendiang ajudannya, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Magelang, Jawa Tengah.
Namun anehnya, setelah rudapaksa dilaporkan sudah terjadi, Brigadir J masih terlihat semobil dan bahkan membawakan barang-barang Putri.
Menurut Irma, kembali disinggungnya narasi pelecehan seksual yang sebelumnya sudah ditutup oleh Timsus Kapolri, merupakan upaya pembodohan.
Apalagi mengingat keterangan Putri yang berubah-ubah terkait kronologi, lokasi dan waktu kejadian.
"Kita ini punya nalar, dan ini melecehkan nalar jadinya," kata Irma dikutip kanal YouTube tvOneNews, Selasa (6/9/2022).
Awalnya, Putri mengaku dilecehkan oleh Brigadir J di rumah dinas Duren Tiga, Jakarta, Jumat (8/7/2022).
Namun kemudian keterangan berubah menjadi tindak pemerkosaan yang terjadi di rumah Magelang pada Kamis, (7/7/2022).
Baca: Putri Candrawathi Selesai Diperiksa Pakai Lie Detector: Dicecar 7 Jam soal Motif Pelecehan
"Karena tidak mungkin ada kejadian (pelecehan-red) di Magelang dua bulan lalu, sekarang jadi pemerkosaan. Beda banget loh pemerkosaan sama pelecehan seksual," imbuhnya.
Selain itu, Irma menemukan kejanggalan lain di mana seusai kejadian rudapaksa, Brigadir J masih ikut kembali ke Jakarta bersama Putri.
Keduanya dikabarkan sempat semobil, sementara sang ajudan juga masih membawakan barang-barang Putri sesampainya di rumah Saguling, Jakarta.
"Mana mungkin orang diperkosa tiba-tiba masih satu mobil, lalu semua barangnya masih dibawakan oleh Yosua," singgung Irma.
"Kalau ada orang mengalami kekerasan (seksual-red), melihat mukanya saja tidak sudi."
Irma menilai saat ini masyarakat tengah dibodohi, termasuk oleh Komnas HAM dan Komnas Perempuan.
Ia pun mempertanyakan dari mana kedua lembaga itu mendapat kesimpulan terkait tindak rudapaksa yang dialami Putri.
Pasalnya, dalam ketentuan hukum, keterangan dari tersangka merupakan hal terakhir yang akan dipercayai penyidik.
Baca: Putri Candrawathi Disebut Mencari-cari Brigadir J seusai Dilecehkan
"Jadi kita ini dibodoh-bodohi sekarang. Saya biasanya masih mempunyai harapan karena Kapolri sudah bicara di depan Parlemen," ujar Irma.
"Tapi kalau melihat cara permainan membawa lembaga-lembaga negara yang sangat kacau rekomendasinya, maka perlu dipertanyakan."
"Saya ingin mempertanyakan pada Komnas HAM dan Komnas Perempuan, dari mana keluar rekomendasi seperti itu. Proses di belakangnya kami ingin tahu, apakah ada buktinya?"
Sementara itu, di kesempatan lain, ahli psikologi forensik Reza Indragiri mengatakan ada indikasi ironi victimisasi oleh Putri untuk terhindar dari hukuman berat.
"PC ini kan terancam pasal 340 KUHP, terancam hukuman mati, seumur hidup atau penjara," jelas Reza.
"Tidak ada cara untuk berkelit, kecuali satu siasat saja, mengklaim bahwa saya (Putri-red) adalah korban."
"Tampaknya siasat yang digunakan adalah memainkan ironi victimisasi, seorang pelaku berusaha menggeser dirinya untuk mempengaruhi opini publik barangkali otoritas penegak hukum dan majelis hakim bahwa dia bukanlah pelaku tapi adalah korban."(*)
Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Irma Hutabarat Nilai Janggal Isu Pelecehan Putri oleh Brigadir J: Masih Semobil, Barangnya Dibawakan
# Putri Candrawathi # Brigadir J # Irma Hutabarat # aktivis
Video Production: Muh Rosikhuddin
Sumber: TribunWow.com
Terkini Daerah
Aksi Solidaritas Kasus Air Keras Andrie Yunus, Masyarakat Pasang Pita Pink di Jembatan Talang
11 jam lalu
Terkini Nasional
Kondisi Andrie Yunus usai Disiram Air Keras: Perlu 4 Bulan Perawatan dan Operasi Lanjutan
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Mahfud MD Akui Kebijakan Prabowo Melenceng dari Gagasan Awal, Bela Aktivis soal 'Gulingkan Presiden'
1 hari lalu
Tribunnews Update
Aktivis Rayakan Gencatan Senjata AS-Iran, Klaim Teheran Menang dalam Aksi Damai dan Dukungan Global
3 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
TAUD Bawa Bukti dari Investigasi, Laporkan soal Dugaan Keterlibatan Sipil di Kasus Aktivis KontraS
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.