Sabtu, 11 April 2026

Terkini Nasional

Pihak Gontor Minta Maaf soal Kasus Santri yang Meninggal Dianiaya, Santri yang Terlibat Dikeluarkan

Selasa, 6 September 2022 11:05 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pihak Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo, Jawa Timur meminta maaf kepada orangtua dan keluarga AM, santri asal Palembang Sumatra Selatan yang tewas karena diduga dianiaya.

Permintaan maaf itu disampaikan setelah tim pengasuhan santri menemukan adanya dugaan penganiayaan dalam kematian AM.

"Kami sangat menyesalkan terjadinya peristiwa yang berujung pada wafatnya almarhum," kata Juru Bicara PMDG Ponorogo Noor Syahid, dalam keterangan tertulis, Senin (5/9/2022).

Sudah keluarkan santri yang terlibat

Pondok Gontor mengaku telah mengeluarkan santri yang diduga terlibat dalam kematian AM.

Baca: Polisi Sebut Motif Penganiayaan Santri di Ponpes Gontor karena Ada Kesalahpahaman, 7 Saksi Diperiksa

Mereka telah dikembalikan pada orangtua masing-masing.

"Pada prinsipnya kami, Pondok Modern Darussalam Gontor tidak memberikan toleransi segala aksi kekerasan di lingkungan pesantren, apa pun bentuknya, termasuk dalam kasus almarhum AM ini," kata dia.

Pihak Ponpes juga mengaku terus berkomunikasi dengan keluarga AM di Palembang.

"Sebagai pondok pesantren yang concern terhadap pendidikan karakter anak, tentu kita semua berharap agar peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari," ungkapnya.

Sang ibu mencari keadilan

Sebelumnya ibu di Palembang, Sumatra Selatan mencari keadilan atas kematian putranya yang menimba ilmu di Pondok Gontor Ponorogo.

Baca: Viral seusai Ditangani Hotman Paris, Pihak Ponpes Gontor Sampaikan Bela Sungkawa dan Permohonan Maaf

Dalam surat terbuka yang dibuat oleh Soimah dan telah dikonfirmasi Kompas.com, Soimah mengatakan, anaknya disebut meninggal karena kelelahan saat mengikuti Perkemahan Kamis Jumat (Perkajum).

Namun, saat peti jenazah anaknya dibuka, Soimah melihat anaknya meninggal bukan karena kelelahan.

“Sungguh sebagai ibu saya tidak kuat melihat kondisi mayat anak saya demikian begitu juga dengan keluarga. Amarah tak terbendung, kenapa laporan yang disampaikan berbeda dengan kenyataan yang diterima. Karena tidak sesuai, kami akhirnya menghubungi pihak forensik dan pihak rumah sakit sudah siap melakukan otopsi,” jelas dia.

Kasus tersebut mencuat setelah Soimah bertemu langsung dengan pengacara kondang Hotman Paris di Palembang, Minggu (4/9/2022).

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Temukan Dugaan Penganiayaan hingga Santrinya Meninggal, Pondok Gontor Minta Maaf"

# Ponorogo # Pondok Modern Darussalam Gontor # santri # penganiayaan # Hotman Paris

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Rania Amalia Achsanty
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved