Tribunnews Update
Bangladesh Disebut Susul Sri Lanka, Terancam Krisis Ekonomi hingga Minta Dukungan IMF
TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah Bangladesh meminta dukungan dari badan-badan global, termasuk Dana Moneter Internasional (IMF).
Cadangan devisa Bangladesh dilaporkan sudah berkurang karena tagihan impor yang meningkat.
Bangladesh disebut-sebut berpotensi mengalami krisis ekonomi parah seperti Sri Lanka.
Dikutip dari Kompas.com, Bangladesh tak akan menghadapi situasi seperti krisis ekonomi di Sri Lanka.
Pernyataan itu diungkapkan Perdana Menteri (PM) Bangladesh, Sheikh Hasina.
Baca: Sri Lanka Tolak Pemimpin Baru: Ranil Wickremesinghe Bukan Presiden Kami, Dia Lebih Licik
Sheikh Hasina meyakini hal itu, meski pemerintahnya telah mencari utang.
Utang Bangladesh pada badan-badan global di tengah penurunan cadangan devisa dan melonjaknya biaya impor.
Hasina memastikan, ekonomi Bangladesh tetap kuat meski ada dampak Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina.
Hasina mengatakan itu menjelang kunjungannya ke India pada Senin (5/9/2022).
Selama kunjungan empat hari ke India, Hasina dijadwalkan bakal bertemu dengan mitranya dari India dan para pemimpin lainnya.
Ekonomi Bangladesh senilai 416 miliar dollar AS disebut tumbuh paling cepat di dunia selama bertahun-tahun.
Baca: Sosok Ranil Wickremesinghe Resmi Presiden Baru Sri Lanka, Bermula Reporter Diangkat Paman Jadi Wamen
"Bangladesh selalu tepat waktu (dalam membayar) utang kami. Tingkat utang kami sangat rendah dalam konteks Sri Lanka," ujar Sheikh Hasina, sebagaimana dikutip dari Kantor berita Reuters.
"Beberapa pihak telah mengangkat masalah ini bahwa Bangladesh akan menjadi Sri Lanka, tetapi saya dapat memastikan bahwa itu tidak akan terjadi," tegas dia.
Sementara itu, Sri Lanka telah mencapai kesepakatan awal dengan IMF pada Kamis (1/9/2022).
Kesepakatan itu untuk pinjaman sekitar 2,9 miliar dollar AS, seusai negara itu jatuh ke dalam krisis.
Lantaran salah urus ekonomi dan pandemi Covid-19 menghapus industri pariwisata utamanya.
(Tribun-Video.com/ Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bangladesh Akan Susul Sri Lanka Alami Krisis Ekonomi Parah?"
# Bangladesh # Krisis ekonomii # International Monetary Fund (IMF) # Sri Lanka
Reporter: Yustina Kartika Gati
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Kompas.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Sri Lanka Bantu Iran seusai Kapal Teheran Dibom AS hingga 87 Orang Tewas, Angkatan Laut Dikerahkan
Sabtu, 7 Maret 2026
Konflik Timur Tengah
Ketegangan Meningkat! Iran Perintakan Pentagon akan Menyesal seusai Tenggelamkan Kapal Perangnya
Kamis, 5 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Perang Memanas, Kapal Perang Iran Izin Masuk ke Perairan Sri Lanka Usai Serangan Senjata Torpedo AS
Kamis, 5 Maret 2026
Konflik Timur Tengah
Kapal Selam Amerika Tenggelamkan Fregat Iran, 87 Pelaut Tewas di Lepas Pantai Sri Lanka
Kamis, 5 Maret 2026
Konflik Timur Tengah
Detik-detik Torpedo AS Tenggelamkan Kapal Iran di Sri Lanka, 80 Orang Lebih Dilaporkan Tewas
Kamis, 5 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.