Kamis, 30 April 2026

daerah terkini

Geliat Ekonomi di CFD Klaten, Hanya 4 Jam Perputaran Uang Bisa Tembus Ratusan Juta

Minggu, 4 September 2022 17:12 WIB
TribunSolo.com

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUN-VIDEO.COM, KLATEN - Car free day (CFD) sudah dilaksanakan selama lebih kurang 2 bulan di Klaten.

Itu terhitung sejak Minggu (3/7/2022) hingga Minggu (4/9/2022).

Salah satu tujuan kembali dibukanya car free day (CFD) di Kabupaten Klaten adalah untuk membangkitkan ekonomi setelah 2 tahun terdampak pandemi.

Selain itu juga untuk, menggali potensi lahan yang bisa dimanfaatkan untuk menampung pelaku UMKM lainnya.

Oleh karenanya, para pedagang kaki lima (PKL) ataupun masyarat yang memiliki UMKM diperbolehkan membuka lapak sejak pukul 05.00 WIB hingga 09.00 WIB di sepanjang jalan Mayor Kusmanto.

Dengan ramainya jumlah pengunjung yang datang sekaligus membeli produk yang ada, diharapkan mampu mendongkrak pendapatan para pedagang baik kuliner maupun non kuliner.

Selama 4 jam pelaksanaan kegiatan tersebut ditaksir ada perputaran uang hingga ratusan juta rupiah yang disumbang sekitar 600 pedagang dadakan disana.

"Kita buat contoh misal satu orang laku sekitar 300 ribu dikalikan 600 sudah sekitar 180 juta, itu belum yang jualan baju bisa lebih," terang Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Klaten, Anang Widjatmiko kepada TribunSolo.com

Tercatat mulai dari simpang lima Bramen hingga halaman Kantor Inspektorat Klaten sepanjang 1,5 Km mampu menampung lebih dari 600'n PKL.

Meski begitu, dirinya tak memungkiri jika permintaan untuk menambah panjang ruas jalan masih terus datang dari masyarakat.

"Namun demikian kita akui meski sudah ada 600-an pedagang namun belum semua pedagang bisa masuk atau berjualan langsung di Jalan Mayor Kusmanto, Sedangkan untuk saat ini permintaan juga masih banyak," jelasnya.

Terlebih lagi, selama CFD berlangsung, pihaknya tidak menerapkan retribusi sama sekali alias gratis.

"Sekali lagi seluruh pedagang yang berjualan di sini tidak kami lakukan pemungutan sepeserpun, untuk memeriahkan kegiatan car free day," tegasnya.

Baca: Jokowi Habiskan Waktu dengan Jan Ethes di CFD Solo, Ditemani Ganjar Pranowo dan Erick Thohir

Baca: Jalan-jalan di CFD Solo Bareng Ibu Iriana & Jan Ethes, Jokowi Borong 35 Balon Dibagikan ke Anak-anak

Dari pantauan TribunSolo.com di lokasi CFD, Minggu (4/9/2022), terlihat beragam dagangan dijajakan oleh para PKL.

Mulai dari pakaian, perabot rumah tangga, aneka olahan makanan hingga lukisan bisa didapat di gelaran CFD itu.

Tak hanya itu, cosplay ironman dan kamen rider yang mampu menarik perhatian anak-anak untuk berfoto dengan tarif seikhlasnya saja.

Seperti yang diketahui bahwa gelaran CFD di Jalan Mayor Kusmanto bersifat sementara karena Alun-alun Klaten sedang dilakukan penataan.

Debi Priyanto (33) PKL makanan frozen food goreng dan bakar ini mengaku berjualan sejak awal CFD digelar di Jalan Mayor Kusmanto mengatakan jika omset mingguannya mencapai ratusan ribu rupiah.

"Untuk omset rata-ratanya sekarang sekitar diangka Rp 500 ribu," jelas Debi kepada TribunSolo.com.

Meski begitu dirinya merasakan ada penurunan tajam jika dibandingkan dengan pertama gelaran CFD digelar, saat ini hanya sepertiga dari awal CFD.

"Karena waktu awal (Juli) itu antusias masyarakat sangat besar sekali bahkan kami sampai kewalahan, berbeda jauh dengan Agustus (omset) turun drastis karena di kampung-kampung banyak kegiatan 17'an," jelasnya.

"Tapi untuk saat ini sudah (biasa) normal seperti car free day di Jalan Pemuda," pungkasnya.

Sementara itu Agung, penjual minuman boba mengaku jika saat ini dirinya mampu menjual puluhan cup selama berjualan di CFD saja.

"Kalau untuk omset saat ini Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu," kata dia.

Walaupun begitu dirinya juga tak menampik adanya penurunan omset dibanding dengan awal CFD itu dilaksanakan.

Dikatakan Agung, jika penurunan itu juga dirasakan oleh kebanyakan PKL disana.

"Itu menurun jika dibandingkan awal jualan di Jalan Raya Kusmanto (CFD) yang bisa lebih dari Rp 500 ribu. Tapi itu dirasakan oleh semua pedagang," tambahnya

"Kalau dari yang saya lihat, penyebab penurunan omset mungkin karena banyak kegiatan di kampung untuk event 17'an," jawabnya sama dengan Debi.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Geliat Ekonomi di CFD Klaten : PKL & UMKM Bisa Raih Omzet Rp 500 Ribu Dalam 4 Jam

# CFD # Car Free Day # Klaten # UMKM

Editor: Restu Riyawan
Sumber: TribunSolo.com

Tags
   #Car Free Day   #Klaten   #UMKM   #CFD

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved