Jumat, 24 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Jokowi Disebut Langgar Janji Kampanye, Imbas Naikkan Harga BBM, Pengamat: Kepercayaan Publik Menurun

Minggu, 4 September 2022 12:58 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pengamat politik, Ujang Komarudin menyebut kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai tak sesuai dengan janji kampanye pada Pemilihan Presiden (Pilpres) lalu.

Menurut Ujang Komarudin, tingkat kepercayaan masyarakat ke Presiden Jokowi semakin rendah.

Hal itu merupakan buntut kenaikan harga BBM pada Sabtu (3/9/2022).

Dikutip dari Tribunnews.com, Ujang menilai Presiden Jokowi telah melanggar janjinya.

Pasalnya Jokowi berjanji untuk menstabilkan harga sesuai kampanye saat Pilpres.

"Ya kenapa? masyarakat gak mau tahu Jokowi."

"Pemerintah diberi mandat oleh rakyat di pilpres menang gitu untuk menstabilkan harga, mensejahterahkan masyarakat, menyiapkan lapangan kerja dan lain sebagainya sesuai janji kampanye Jokowi," UJAR Ujang Komarudin.

Baca: Tolak Kenaikan Harga BBM, Para Buruh akan Gelar Demo Besar-besaran Secara Serentak di 33 Provinsi

Ujang berujar persetujuan Jokowi terhadap kenaikan BBM bersubsidi disebut membuat rakyat semakin susah.

Lantaran berdampak kepada harga bahan pokok yang akan naik pasca-kenaikan BBM.

"Nah kalau hari ini (BBM naik) rakyat makin susah, makin menderita."

"Bahan-bahan pokok juga akan melambung tinggi karena invlasi juga akan tinggi," terangnya.

Ujang pun menyebut, tingkat kepercayaan masyarakat ke Presiden Jokowi semakin rendah.

Namun demikian, menurut Ujang Pemerintah telah melakukan langkah antisipasi.

Antisipasi itu agar hal tersebut tak terjadi dengan memberikan bantuan langsung tunai (BLT).

"Pemerintah sudah pinter dengan naikin BBM, masyarakat dikasih bantuan kan begitu."

"Nah itu sebagai kompensasi agar kepercayaan rakyat stabil ya."

Menurut Ujang, saat ini dampak politiknya kepercayaan masyarakat ke Jokowi akan rendah.

Sebelumnya, Pemerintah buka suara terkait harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang disebut-sebut bakal naik atau tak lagi disubsidi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif berujar harga BBM bersubsidi telah disesuaikan.(Tribun-Video.com/ Tribunnwes.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tak Sesuai Janji Kampanye, Pengamat Sebut Harga BBM Naik Berdampak Kepercayaan Publik Pada Jokowi

# TRIBUNNEWS UPDATE # Jokowi # kampanye # BBM

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Yustina Kartika Gati
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #Jokowi   #kampanye   #BBM

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved