Minggu, 12 April 2026

Terkini Nasional

BBM Naik, Pengamat Minta Pemerintah Harus Jaga Daya Beli Masyarakat Menengah ke Bawah

Sabtu, 3 September 2022 20:15 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pengamat sekaligus Direktur Executive Energy Watch Mamit Setiawan berbicara soal kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Seperti diketahui, harga BBM subsidi seperti Pertalite saat ini ditetapkan Rp10.000 per liter dan Solar Rp6.800 per liter.

Tak hanya itu, harga Pertamax pun turut naik menjadi Rp14.500 dari sebelumnya Rp12.500 per liter.

Menurut dia, kenaikan harga BBM ini merupakan hal yang pasti akan terjadi. Meskipun sempat tertunda dari wacana awal yang dikabarkan akan terjadi pada Kamis (1/9/2022) lalu.

“Jadi saya kira ini merupakan langkah yang memang sudah cukup tepat,” kata Mamit Setiawan saat dihubungi, Sabtu (3/9/2022).

Baca: Media Asing Soroti Kenaikan Harga BBM Indonesia, Tersiar Masalah Sensitif hingga Ada Protes Massal

“Karena memang kan, yang sering (subsidi) BBM ini kan tidak tepat sasaran yang digunakan masyarakat mampu. Pastinya ini kan cukup membebani bagi keuangan negara juga,” ujarnya menambahkan.

Oleh karena itu dengan penyesuaian harga ini, Mamit menilai dapat mengurangi sesuai dengan harga antara keekonomian dan juga BBM yang dijual saat ini.

Selain itu, Mamit menilai penyesuaian harga BBM ini dapat mengurangi beban kompensasi yang harus dibayarkan pemerintah. Hal itu dapat memberi ruang fiskal yang lebih luas agar dapat dialihkan ke sektor lain.

“Termasuk dengan persiapan BLT ataupin nanti kedepan ada kenaikan harga barang dan sembako yang cukup signifikan, bisa ada operasi pasar,” ujarnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BBM Naik, Pengamat Minta Pemerintah Harus Jaga Daya Beli Masyarakat Menengah ke Bawah

#BBM #BBMNaik #KenaikanHargaBBM #Jokowi #PresidenRI #PresidenJokowi

Baca Artikel Lainnya di Sini

Video Production: Muh Rosikhuddin
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #BBM   #kenaikan harga BBM   #Daya Beli   #Pemerintah   #Respons   #Pengamat   #Jokowi

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved