Minggu, 12 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Konflik Rusia Ukraina Makin Tegang, Iran Beri Sinyal Damai dan Eropa Minta Akhiri Perang

Kamis, 1 September 2022 22:25 WIB
Tribun Kaltim

TRIBUN-VIDEO.COM - Sampai saat ini, konflik antara Rusia dan Ukraina kian memanas pasalnya usai pasukan Putin berhasil menduduki PLTN terbesar di Eropa yang berada di Ukraina, banyak negara yang khawatir akan imbas dari pendudukan PLTN oleh Rusia.

Bahkan untuk memperoleh PLTN kembali, Ukraina meluncurkan serangan terbarunya kepada Rusia dengan bantuan alat canggih dari Amerika Serikat dan Barat.

Tidak ingin berimbas pada dampak yang lebih besar akibat saling serang antara Rusia dan Ukraina di wilayah PLTN terbesar di Eropa itu, Eropa minta akhiri perang hingga Iran beri sinyal bakal damai.

Untuk diketahui perang Rusia dan Ukraina memaksa beberapa negara turun tangan di antaranya Amerika Serikat, negara Barat hingga Iran.

Iran merupakan salah satu negara yang mempunyai hubungan kerjasama yang kuat dengan Rusia.

Bahkan Iran turut membantu Rusia dalam melakukan peperangan dengan Ukraina.

Baca: Kabar Terbaru Perang Rusia, Hantaman Serangan Ukraina di Kherson Belum Berhenti, Warga Diminta Sabar

Sistem udara tak berawak Iran telah digunakan oleh Rusia untuk pertempuran di Ukraina.

Sebagaimana dilansir dari aljazeera, Iran telah menyampaikan apa yang disebut inisiatif perdamaian untuk mengakhiri perang Ukraina, yang diusulkan oleh seorang pemimpin Eropa, ke Rusia.

Berdiri di samping Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov selama konferensi pers di Moskow pada hari Rabu (31/8/2022), Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amirabdollahian menegaskan bahwa ia telah menyerahkan proposal Eropa yang katanya diberikan kepada Presiden Iran Ebrahim Raisi.

"Ada ide untuk membantu membangun perdamaian dan menghentikan pertempuran di Ukraina,

Dan saya berbagi ide ini dengan Tuan Lavrov," kata Amirabdollahian dikutip dari aljazeera, Rabu (31/8/2022).

Iran tidak menyebutkan nama pemimpin Eropa di balik inisiatif tersebut atau mengungkapkan rincian lebih lanjut.

Tetapi mengatakan proposal tersebut mencakup poin-poin tentang pembangkit nuklir Zaporizhzhia dan tawanan perang.

Baca: Sosok Pavel Filatiev, Tentara Rusia yang Kabur ke Perancis, Ceritakan Kacaunya Militer Putin

Penembakan baru-baru ini di sekitar pabrik di tenggara Ukraina telah memicu kekhawatiran akan kemungkinan bencana nuklir.

Dan mendorong Badan Energi Atom Internasional untuk mengerahkan para ahli untuk mengunjungi lokasi tersebut.

Rusia dan Ukraina saling menyalahkan atas baku tembak, saling menuduh mempertaruhkan keselamatan warga.

Sejak invasi Rusia ke Ukraina dimulai pada 24 Februari tahun ini, Iran telah menyampaikan pesan antara Moskow dan Kyiv beberapa kali, tetapi ini adalah contoh pertama yang dipublikasikan dari Teheran yang menyampaikan pesan dari Eropa.

Republik Islam itu telah berulang kali menyatakan bahwa pertempuran harus dihentikan melalui dialog.

Dan menolak untuk mengutuk Moskow.

Teheran mengatakan ekspansi NATO adalah akar masalahnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Situasi Rusia Ukraina Makin Panas, Eropa Minta Akhiri Perang hingga Iran Beri Sinyal Damai

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Eftian Rio Prayoga
Sumber: Tribun Kaltim

Tags
   #Ukraina   #Iran   #Eropa   #Sinyal

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved