Selasa, 19 Mei 2026

Terkini Daerah

Kebohongan Sopir Truk Kecelakaan Maut soal Rem Blong, Polisi Temukan Ada Jejak Pengereman

Kamis, 1 September 2022 12:19 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM - Kecelakaan maut di Jalan Sultan Agung, Bekasi, Jawa Barat, menewaskan 11 orang, kebohongan sopir truk mulai terkuak.

Berdasarkan keterangan sang sopir, ia mengaku mengantuk.

Ia juga mengklaim bahwa truk yang dikendarainya mengalami rem blong.

"Dia ngantuk dan katanya remnya blong," kata Kapolsek Bekasi Kota, Kompol M Salahuddin, kepada awak media, Rabu (31/8/2022).

Namun, setelah dicek, sopir truk tersebut ketahuan berbohong soal rem blong.

"Setelah kami lakukan olah TKP, tidak ditemukan rem blong," lanjutnya.

Bahkan, menurut dia, saat truk itu dikendarai untuk dievakuasi, kondisinya masih sangat baik.

Terpisah, Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Aan Suhanan menuturkan bahwa terdapat bekas rem di lokasi kejadian.

"Ini ada beberapa kemungkinan, bisa human error, bisa gagal rem karena mungkin overload," ucapnya, Rabu (31/8/2022) siang.

Baca: Kecelakaan Truk Bermuatan Motor Baru Terguling di Jalan Suruh Karanggede

Sebagai informasi, kecelakaan yang melibatkan truk bermuatan besi tersebut terjadi pada Rabu (31/8/2022) sekitar pukul 10.00 WIB.

Truk tersebut mendadak oleng ke kiri jalan lalu menabrak sebuah kendaraan roda dua, gerobak tukang cilok, dan halte bus depan SD Negeri Kota Baru II.

Di dalam halte bus tersebut, terdapat belasan anak SD yang sedang menunggu jemputan.

Selain itu, truk juga menabrak tiang provider (BTS) hingga roboh.

Akibatnya, tiang tersebut menimpa kendaraan pick up hingga ringsek.

Kompol M Salahuddin menjelaskan sopir truk maut yang menewaskan 11 orang dan 20 orang lainnya luka-luka tersebut mengaku mengantuk.

"Pelaku sudah diamankan, di Polsek Bekasi Kota," ucap Kompol M Salahuddin.

Cerita saksi mata kengerian kecelakaan di Jalan Sultan Agung

Seorang warga Heri (30) menceritakan kengerian kecelakaan maut di Jalan Sultan Agung.

Menurut dia banyak warga yang teriak histeris minta tolong.

Heri mengatakan, jika ia tak melihat secara pasti awal mula kecelakaan truk kontainer bernopol N 8051 EA itu. Saat itu ia hanya mendengar teriakan warga yang histeris minta pertolongan.

Baca: Terkuak Kebohongan Sopir Truk Kecelakaan Maut, Ada Jejak Rem

"Posisi saat itu saya lagi di dalam kantor. Nah itu dengan kayak suara tabrakan gitu. Enggak lama dengar teriak warga. Pada histeris gitu minta tolong, langsung saya lihat," kata Heri, Rabu (31/8/2022).

Diungkapkan Heri, ketika itu dirinya sudah melihat truk kontainer sudah menabrak sebuah tiang telekomunikasi persis di depan SDN Kota Baru, II dan III, Jalan Sultan Agung, Kota Baru, Bekasi Barat Kota Bekasi.

Ketika kejadian kecelakaan itu, ia menyebut memang tengah bertepatan jam pulang anak sekolah.

Maka dari itu ia langsung mencoba mendekat ke lokasi kejadian, dan benar ada beberapa anak sekolah dasar (SD) yang menjadi korban.

"Saya juga sempat itu menolong anak SD dua orang, itu laki-laki. Mereka itu kejepit pagar besi. Karena kan saat itu memang lagi jam pulang sekolah, kondisinya anak itu luka-luka," katanya.

Tak berselang lama, ketika dirinya mencoba menyelamatkan dua anak SD itu, ia sempat mencoba menyelamatkan yang lain.

Tiang telekomunikasi yang ditabrak truk itu mulai miring, hingga akhirnya ambruk menimpa satu kendaraan roda empat yang ada di depannya.

"Pas kita mau menolong itu, warga teriak, itu tower mau jatuh. Nah jadi tower itu ambruk ngak langsung, jadi agak lama terus miring pelan-pelan, terus ambruk timpa mobil," ujarnya.

Truk melintas di jalan ramai di jam yang tak seharusnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Fakta Terkuak, Kebohongan Sopir Truk yang Tewaskan 10 Orang Terendus Aparat, Polisi Ungkap Ini

Editor: winda rahmawati
Video Production: Adelia Denta Savritadayu Setyanta
Sumber: TribunJakarta

Tags
   #sopir   #sopir truk   #kecelakaan maut   #rem blong   #polisi

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved