Kamis, 23 April 2026

Terkini Daerah

Putri Candrawathi Panggil Ajudan Satu per Satu Jadi Sorotan saat Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J

Rabu, 31 Agustus 2022 19:51 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Salah satu adegan dalam proses rekonstruksi yang berlangsung, Selasa (30/8/2022) kemarin, adegan Putri tidur di ranjang lalu undang ajudan satu per satu tuai sorotan.

Dalam rekonstruksi tersebut, adegan itu berlatar di Magelang.

Peristiwa di Magelang yang berlangsung pada tanggal 4 hingga 7 Juli 2022 disinyalir jadi pemicu Ferdy Sambo berambisi menghabisi nyawa Brigadir J.

Adegan di Magelang melibatkan Putri Candrawathi bersama tiga tersangka lainnya, yaitu Bharada E, Bripka Ricky, Kuat Maruf serta juga korban Brigadir J.

Dalam sebuah adegan, Putri Candrawathi tampak berbaring di ranjang lalu di sebelahnya secara bergantian ada sosok Kuat Maruf dan Brigadir J.

Baca: Banjir di Bengkulu Berdampak pada 5 Kabupaten Kota, Tercatat 5.078 KK Terdampak Banjir

Terkait adegan Putri Candrawathi tiduran di ranjang tersebut sempat memicu pertanyaan khalayak.

Saksi yang turut hadir dalam rekonstruksi tersebut mengurai penjelasan yakni Komisioner Kompolnas Pudji Hartanto.

Pudji Hartanto mengakui bahwa ia hadir dalam rekonstruksi pembunuhan Brigadir J atas undangan dari penyidik.

Ikut menyaksikan adegan saat Putri Candrawathi tiduran di ranjang, Pudji Hartanto mengurai penjelasan.

Di momen itu diakui Pudji Hartanto, Putri Candrawathi sempat beradegan menelepon Ferdy Sambo.

"Dilihat dari adegan pertama diperankan di Magelang, saat itu ada terkesan bahwa ibu PC merasa ada hal yang mengganggu kemudian menyampaikan kepada bapak FS langsung.

Itu ada permasalahan, hal pribadi. Berkaitan dengan masalah pribadi ibu PC," pungkas Pudji Hartanto dilansir TribunnewsBogor.com, Selasa (30/8/2022).

Sebelum menelepon Ferdy Sambo, Putri Candrawathi rupanya sempat beradegan di dalam kamar yakni Putri Candrawathi terjatuh.

Baca: Pencarian 8 ABK yang Hilang di Laut Jawa Diperluas, Baru Ditemukan Barang yang Diduga dari Kapal

Hal itulah yang membuat Putri Candrawathi beradegan lemas hingga akhirnya tiduran di ranjang.

Di momen itu, Kuat Maruflah yang jadi penolong kedua Putri Candrawathi.

"Saat itu ditemukan bahwa ibu PC terjatuh kemudian teriak, kemudian ditemui pembantu rumah tangga. Kemudian pembantu rumah tangga memanggil MK (Kuat Maruf), menghampiri ke dalam kamar, ternyata ibu dalam kondisi terjatuh di lantai. Kemudian setelah itu ada pertolongan," ungkap Pudji Hartanto.

Lalu setelah terjatuh, Putri Candrawathi memanggil Brigadir J dan Bripka Ricky untuk masuk ke kamar.

Pemanggilan itu dilakukan secara bergiliran.

Hal itu menjawab pertanyaan kenapa Brigadir J masuk kamar Putri Candrawathi.

Kendati menyaksikan adegan per adegan, Pudji Hartanto mengaku tak mendengar ada percakapan detail di adegan Putri Candrawathi tersebut.

"Kemudian diminta untuk istirahat, kemudian ibu menanyakan di mana Yosua.

Baca: Wali Kota Bogor Sidak Lokasi Banjir di Bogor, Kaget Melihat Banyak Warganya yang Tak Ganti Baju

Itu ditanyakan, ditanya Ricky. Satu persatu dipanggil kemudian masuk ke dalam kamar. Tentang pembicaraan apa yang disampaikan itu tidak diperankan, tidak disampaikan," kata Pudji Hartanto.

Seusai insiden terjatuh itu, Putri Candrawathi pun mengurai perintah kepada semua ajudan Ferdy Sambo.

Bahwa esok hari yakni tanggal 8 Juli 2022, mereka semua harus pulang ke Jakarta.

"Perintah terakhir dari ibu PC kepada yang ada di situ, saya tidak ingat, diminta besok pagi kita kembali ke Jakarta," pungkas Pudji Hartanto. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Putri Candrawathi Tiduran di Ranjang, Panggil Ajudan Satu per Satu Jadi Sorotan Saat Rekonstruksi

# Putri Candrawathi tersangka # Putri Candrawathi # Rekonstruksi Kasus Brigadir J # rekonstruksi

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Video Production: Irvan Nur Prasetyo
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved