Terkini Daerah
Sungai Bengawan Solo Diduga Tercemar Darah Hasil Limbah Jagal Anjing, Gibran Diminta Beri Ketegasan
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUN-VIDEO.COM - Sungai Bengawan Solo, Jawa Tengah terancam tercemar oleh limbah darah pemotongan anjing.
Diketahui, limbah tersebut berasal dari tiga rumah jagal yang diduga mengalir ke Sungai Bengawan Solo.
Dikabarkan, adapun rumah-rumah jagal itu disebut membunuh kurang lebih 15 ekor anjing setiap harinya dengan cara kejam.
Dugaan darah dan hasil limbah pemotongan anjing mengalir ke aliran Sungai Bengawan Solo itu disampaikan Koalisi Dog Meat Free Indonesia (DMFI).
Hal itu didasarkan dengan investigasi yang telah mereka lakukan.
Adapun DMFI juga memiliki gambar dan video yang menunjukkan bila air Sungai Bengawan Solo menjadi merah karena darah dan limbah hasil pemotongan anjing.
Baca: Pemakaman ABG Meninggal seusai Tercebur ke Bengawan Solo, sang Ibu Tak Kuasa Menahan Tangis
Koordinator Nasional DMFI dan pendiri Jakarta Animal Aid Network (JAAN), Karin Franken turut menanggapi hal tersebut.
Dijelaskan olehnya, seusai bertahun-tahun melakukan investigasi, ia mengaku perdagangan daging anjing tetap dinilai kejam.
“Bahkan setelah bertahun-tahun melakukan investigasi, tetap saja sangat mengejutkan melihat betapa kejamnya perdagangan daging anjing, melihat Sungai Bengawan Solo terkontaminasi dengan darah dan sisa potongan anjing yang dibunuh dengan kejam," kata Karin.
Diketahui limbah tersebut juga dinilai sangat mengganggu sejumlah aktivitas masyarakat.
Di antaranya beberapa bagian sungai juga ada anak-anak bermain, orang mencuci pakaian dan memancing disana.
"Sementara itu juga di beberapa bagian sungai juga ada anak-anak bermain, orang-orang mencuci pakaian dan
memancing di sana," tambahnya.
Baca: Begini Alasannya BBWS Bengawan Solo Layangkan SP ke Manajemen Kali Pepe Land, Pertanyakan Keamanan
Karin berharap, pemerintah daerah yang wilayahnya dilewati aliran Sungai Bengawan Solo memiliki ketegasan terhadap perdagangan dan penjagalan anjing.
Tanpa terkecuali, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka yang menurutnya belum mengambil tindakan tegas untuk mengakhiri perdagangan ini.
"Gibran masih belum juga mengambil tindakan tegas untuk mengakhiri perdagangan ini," ujar dia.
Meski sudah ada imbauan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah.
Di mana setiap wilayah Kota diminta untuk menindak dan menentang perdagangan anjing.
"Meski, sudah ada imbauan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, untuk segera menindak serta adanya pernyataan yang jelas dari Pemerintah Pusat yang menentang perdagangan daging anjing," tambahnya.
Baca: Kronologi Pria Paruh Baya Asal Sragen Hanyut di Sungai Bengawan Solo, Berawal dari Buang Pusaka
Menurut Karin, sudah waktunya Gibran melakukan tindakan tegas terhadap perdagangan dan penjagalan anjing di wilayahnya.
"Wali Kota Gibran membahas tentang bagaimana ‘mengawasi’ perdagangan ini, tapi sekarang sudah saatnya mengambil keputusan dan tindakan tegas," ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Internasional DMFI, Lola Webber mengatakan bila Pemkot Surakarta melarang perdagangan daging anjing itu akan menjadi sebuah pesan.
"Pelarangan perdagangan daging anjing di Kota Surakarta akan menjadi pesan yang jelas bahwa Surakarta adalah kota yang maju dan mengutamakan kesehatan dan keamanan warganya serta kesejahteraan hewan, di atas keuntungan dan kebiasaan sebagian kecil penduduk yang masih menjalankan usahanya dengan cara melanggar hukum, berkaitan dengan tindakan kriminal, pengawasan penyakit dan kesejahteraan hewan," kata dia.
"Langkah seperti itu akan didukung oleh seluruh warga Indonesia bahkan dunia,” imbuhnya.
(Tribun-Video.com/TribunSolo.com)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Hasil Limbah Jagal Anjing Diduga Cemari Aliran Sungai Bengawan Solo, DMFI Berharap Ketegasan Gibran
# limbah # Sungai Bengawan Solo # darah # anjing # DMFI
Reporter: Sandy Yuanita
Sumber: TribunSolo.com
Sinopsis dan Jadwal Film
Sinopsis Ikatan Darah, Film Aksi Penyelamatan antara Hidup dan Mati, Tayang di Bioskop 30 April 2026
3 hari lalu
Tribunnews Update
Mpok Atiek Ungkap Kondisi Kesehatan, Sempat Divonis Tumor Kini Pulih 100 Persen Tanpa Operasi
4 hari lalu
LIVE UPDATE
Pulang Antar Istri, Pria di Polman Jadi Korban Serangan Anjing Liar, Sempat Dicakar
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.