Terkini Daerah
Peternak Ayam Layer Boyolali Kecewa Harga Telur Turun, Sebut Masih Rugi akibat Pandemi
TRIBUN-VIDEO.COM - Ucapan Presiden Jokowi, soal harga telur benar-benar ampuh.
Tak lama setelah diucapkan, harga telur berangsur turun.
Padahal, peternak baru saja merasakan keuntungan yang lebih setelah dihajar Pandemi Covid-19 lalu.
Sebab, sejak beberapa hari terakhir harga telur ayam negeri turun menurun.
Dari Rp 27.500/kg tinggal Rp 25.500/kg.
Pitoyo salah satu peternak ayam layer Boyolali mengaku jika harga telur saat ini sudah turun.
Dimana saat ini, harga telur ayam negeri Rp 25.500/kg.
Padahal, kenaikan harga telur dari peternak beberapa pekan lalu, belum bisa mengembalikan kerugian akibat Pandemi Covid-19.
Baca: Harga Telur Ayam Hari Ini 30 Agustus 2022 Termurah di Sumsel Rp 27 Ribu
"Selama lebih dari 9 bulan. Harga telur jauh di bawah standar dan tak bisa menutup biaya operasional, pakan dan tenaga kerja," jelasnya kepada TribunSolo.com, Selasa (30/8/2022).
Selama 9 bulan itu, setiap hari dia harus tombok biaya antara Rp 4-5 juta agar 60 ribu ayamnya tak mati kelaparan.
Untuk mengurangi beban itupun, separuh dari populasi ayamnya pun terpaksa diafkir dini.
"Kerugiannya kurang lebih Rp 1,2 M kemarin itu. Setelah harga naik, peternak tidak banyak yang bisa bangkit, termasuk kami ini, mau nambah ayamnya saja belum bisa," jelasnya.
Ketua Paguyuban Petelur Boyolali Bersatu, drh.Krishandrika Immanuel Raharjo berharap pemerintah akan memperhatikan seluruh bagian masyarakat, termasuk para peternak ayam layer.
Baginya, campur tangan pemerintah terhadap peternak ini sangat penting.
Baca: Harga Telur Alami Kenaikan, Jokowi: akan Turun 2 Minggu Lagi
"Kalau harga rendah, rasa-rasanya kami itu kurang diperhatikan. Tapi kalau pas harga tinggi begini langsung diintervensi kan, rasa-rasanya kami kayak dianak tirikan," jelasnya.
Apalagi, keuntungan yang didapat pada peternak ini belum ada apa-apanya ketimbang kerugian besar yang dialami peternak selama Pandemi Covid-19.
"Banyak teman-teman kami itu yang hari ini yang gak pulih dan gak bangkit sama sekali," jelasnya.
Banyak peternak yang sudah habis-habisan untuk menutup kerugian selama Pandemi Covid-19 lalu.
Diapun berharap jika harga telur diturunkan tak sampai di bawah BEP.
Karena memang harga bahan baku pakan saat ini terus mengalami kenaikan.
Kemudian harga bibit ayam juga tinggi.
" Harga pakan per kilogram diharga Rp 7.200/Kg, sementara harga pulet (ayam bakalan siap telur) usia 14 Minggu sudah Rp 105 ribu/ekor. Itupun masih nunggu 2 bulan lagi untuk bisa produksi telur," tambahnya. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Peternak Ayam Layer Boyolali Kecewa Harga Telur Turun, Sebut Masih Rugi Akibat Pandemi
#peternak #harga telur #Boyolali #ayam layer #Rugi
Sumber: TribunSolo.com
Tribunnews Update
Update Perampokan Maut di Boyolali, Bocah 6 Tahun Saksikan Ibunya Dianiaya Pelaku sebelum Tewas
Kamis, 9 April 2026
Local Experience
Umbul Langse, Wisata Air Unik dengan Terowongan Bawah Air Legendaris
Senin, 6 April 2026
Local Experience
Waduk Bade di Klego, Penyangga Irigasi Sawah yang Kini Berkembang Menjadi Wisata Alam Boyolali
Senin, 6 April 2026
LIVE UPDATE
Heboh Penemuan Jasad Bayi yang Terkubur di Ladang Daerah Cepogo Boyolali, Diduga Baru Lahir
Jumat, 3 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.