Sabtu, 11 April 2026

Terkini Daerah

PMI Asal Dompu Diduga Disetrika dan Disiram Air Panas Oleh Majikan di Arab Saudi

Senin, 29 Agustus 2022 14:04 WIB
Tribun Lombok

TRIBUN-VIDEO.COM, DOMPU - Kasus penganiayaan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) masih saja terjadi.

PMI asal Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Berlyanthi Kasih, gadis berusia 24 tahun, diduga mendapatkan penyiksaan dari majikannya di Riyadh, Arab Saudi.

Sempat tidak diketahui kabarnya, tiba-tiba Berlyanthi menghubungi keluarganya dan bercerita penyiksaan yang dia alami.

Dikonfirmasi Senin (28/8/2022), ayah korban, Syamsurizal membenarkan adanya penyiksaan yang dialami Berlyanthi di negara penempatan.

Menurut sang ayah, putrinya menderita luka memar pada bagian tangan dan leher karena disiksa dengan cara disetrika dan disiram air panas.

Tak hanya itu, korban juga mengaku kerap dipukul menggunakan benda tumpul dan tidak diberi makan oleh majikannya.

Menurut Syamsurizal, penyiksaan terhadap anaknya terjadi sejak bulan April 2022.

"Kepala dibenturkan ke tembok, badan dipukul dan hanya dikasih makan tiga kali seminggu," ungkap Syamsurizal.

Dia mengaku, sempat kebingungan harus mengadu kemana.

Baca: Kecelakaan Truk Terjun ke Jurang Sitinjau Lauik Padang, Sopir Dilaporkan Hilang

Apalagi, korban sempat hilang kontak selama beberapa bulan karena telepon seluler yang dimiliki disita oleh majikan

Pada saat video call terakhir dengan korban beberapa waktu lalu, Syamsurizal mengatakan, korban menunjukkan bekas luka memar pada tangan dan leher serta betis akibat diseterika dan disiram menggunakan air panas oleh majikannya.

"Videonya ada karena sempat kita rekam waktu telepon kemarin. Luka memarnya saya lihat ada di tangan, leher juga betis. Katanya diseterika dan disiram air panas oleh majikan," ujarnya, ssmbari berjanji mengirimkan video yang dimaksud.

Syamsurizal mengatakan, dugaan penganiayaan terhadap putrinya itu kini telah diadukan ke Disnakertrans Dompu dan BP2MI Mataram

Hanya belum ada informasi terkait perkembangan penanganannya.

Syamsurizal berharap putrinya bisa segera dipulangkan ke Indonesia.

Baca: Kecelakaan Maut di Simpang Rimbo Jambi, Korban Terseret Ratusan Meter, Identitas Belum Diketahui

"Kami khawatir dia meninggal di sana," ungkapnya.

Informasi lain yang diperoleh dari ayah korban,Berlyanthi berangkat ke Arab Saudi secara ilegal.

Aksi nekatnya mencari uang ke luar negeri kata Syamsurizal, untuk membantu ekonomi keluarga.

"Waktu itu yang sponsori seorang perempuan dari Kecamatan Kempo Dompu," ungkapnya sembari menyebutkan nama perempuan yang dimaksud.

Berlyanthi berangkat melalui Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, pada 10 Februari 2022 lalu.

Fasilitas pasport dan lainnya dilayani oleh seorang laki-laki yang juga disebutkan oleh Syamsurizal namanya.

"Setelah itu langsung berangkat. Tiba di Arab Saudi, sempat diinapkan di hotel, terus langsung dijemput majikannya yang sekarang ini," pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul PMI Asal Dompu Diduga Disetrika dan Disiram Air Panas Oleh Majikan di Arab Saudi

# Dompu  # Arab Saudi # PMI # luka 

Editor: Dimas HayyuAsa
Sumber: Tribun Lombok

Tags
   #Dompu   #Arab Saudi   #PMI   #luka

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved