Terkini Daerah
Perahu Motor Milik Sanusin, Nelayan Asal Pulau Mules, Manggarai Hancur Dihantam Angin dan Gelombang
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo
TRIBUN-VIDEO.COM - Perahu motor jenis perahu cincin atau perahu pukat jala milik Sanusin, nelayan asal Labuan Taur, Desa Nuca Molas, Pulau Mules, Kabupaten Manggarai hancur akibat diterpa angin kencang dan gelombang, Jumat 26 Agustus 2022 sekitar pukul 03.00 Wita dini hari.
Perahu motor milik Sanusin ini hanyut terbawa angin dan ombak dari pelabuhan Labuan Taur dan terdampar di pantai Borik, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai.
Perahu itu terbawa angin dan gelombang diduga karena tali jangkar putus sehingga mengakibat hancur berkeping-keping diterpa gelombang.
Hanyutnya perahu ini tidak ada satu pun warga atau ABK perahu yang mengetahuinya dikarenakan saat kejadian itu pada waktu dini hari dan pemilik bersama ABK juga sedang tidur di darat.
Baca: Perahu Dihantam Ombak Besar, Seorang Nelayan di Madura Tewas saat Mencari Ikan di Desa Panaongan
Usai kejadian, pihak personil anggota Polsek Satar Mese juga turun ke lokasi pantai Borik, tempat perahu terdampar dan bersama nelayan/warga melakukan evakusi kembali ke pantai Labuan Taur.
Faisal warga Labuan Taur, Desa Nuca Molas, Minggu 28 Agustus 2022, menuturkan, perahu milik Sanusin yang terhanyut rusak berat dan sebagian bodinya hancur berkeping-keping, papan perahu dan jaring jala hancur. Yang bisa diselamatkan hanya 2 mesin motor perahu itu.
Faisal juga menuturkan, perahu itu baru dibeli Sanusin dan baru beroperasi 3 bulan yang lalu sehingga modal yang dikeluarkan belum ditutupi atau tergantikan.
Baca: Tempat Wisata Kuliner Unik Palembang, Santap Pempek di Atas Perahu
"Kasihan sekali, perahu ini baru dibeli 10 bulan yang lalu seharga Rp 150 juta dan direnovasi kembali 3 bulan yang lalu menghabiskan anggaran Rp 50 juta. Sekarang perahu yang memiliki ukuran panjang 17 meter dan lebar 2,70 meter ada 2 mesin dan pukat jala, kini hancur sirna dalam waktu sekejab akibat peristiwa ini,"ujarnya.
Faisal juga mengatakan, perahu itu dibeli dari jeri lelah Sanusin sendiri. Modal untuk membeli perahu itu dikumpulkan dari hasil jual ikan tangkapan selama ini oleh Sanusin dan anak-anaknya.
"Dari hasil ini mereka membeli perahu tersebut sehingga bisa memiliki perahu walapun dibayar pertahap,"ujar Faisal.
Faisal juga mengharapkan agar ada perhatian dari pihak pemerintah maupun unsur-unsur sosial lainya untuk membantu Sanusin dan anak-anaknya, baik berupa meteri maupun non materi. (*)
Baca selengkapnya disini
# perahu motor # nelayan # Pulau Mules # Manggarai #
Sumber: Sumber Lain
LIVE UPDATE
Rencana Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Walkot Singkawang Hadiri Sosialisasi di Kuala
Selasa, 21 April 2026
Saksi Kata
Hilang di Laut 5 Hari! Kisah Nelayan 71 Tahun Bertahan Tanpa Makan Hampir Putus Asa
Senin, 20 April 2026
Nasional
Diduga Dipersulit! Nelayan Angkut Perahu ke SPBU untuk Isi BBM Langsung, Tuai Simpati Netizen
Sabtu, 18 April 2026
LIVE UPDATE
Terseret Arus Banjir Way Semuong, Jasad Sugiyo Ditemukan di Pantai Muara Hati Tanggamus
Jumat, 17 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.