Wisata ke Sumatera barat

Pesona Budaya Hoyak Tabuik Pariaman 2022 yang Dihadiri Ratusan Ribu Warga dari Berbagai Daerah

Jumat, 26 Agustus 2022 21:41 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Waktu masih menunjukkan pukul 06.00 WIB.

Namun, aktivitas warga di Kota Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (14/8/2022) pagi sudah sangat sibuk.

Hari ini adalah puncak Festival Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2022.

Tabuik adalah tradisi di Pariaman yang digelar setiap bulan Muharram.

Sejarah Tabuik berawal dari peringatan kematian cucu Rasulullah SAW saat perang di Padang Karbala.

Hari ini, Tabuik kembali digelar setelah 2 tahun absek akibat Covid-19.

Aktivitas warga Minggu pagi ini adalah melaksanakan Tabuik Naiak Pangkek.

Prosesi Tabuik Naiak Pangkek ini menggabungkan dua bagian utama Tabuik yang sudah dibuat sejak akhir Juli 2022.

Tabuik dibuat dua bagian yaitu Pangkek Ateh (Pangkat Atas) dan Pangkek Bawah (Pangkat Bawah).

Hal ini dilakukan menimbang konstruksi Tabuik memiliki tinggi mencapai 12 meter.

Pekerjaannya dilakukan secara terpisah untuk memudahkan anak Tabuik selama proses pengerjaan.

Tabuik Naiak Pangkek sudah dimulai sejak pukul 05.00 WIB.

Ada 2 Tabuik yang dibuat yaitu Tabuk Pasa dan Tabuik Subarang.

Rumah Tabuik Pasa akan melaksanakannya di Simpang Pasar Pariaman dan rumah Tabuik Subarang di Simpang Tabuik, Pariaman, Sumatera Barat.

Baca: Enaknya Jajanan Khas Pariaman Sala dan Rakik di Wisata Pantai Gandoriah Sumatera Barat

Prosesi ini berlangsung hingga pukul 09.00 WIB.

Tidak mudah lho menggabungkan 2 bagian Tabuik dengan ketinggian 12 meter ini.

Sejak prosesi Tabuik Naiak Pangkek ini, warga sudah berdatangan.

Bukan saja warga Pariaman dan sekitarnya, namun juga dari daerah rantau alias Provinsi di Luar Sumatera Barat.

Perantau dari Tanah Jawa pun banyak yang pulang hanya untuk melihat Hoyak Tabuik

Tabuik adalah kegiatan budaya andalan di Pariaman dan selalu menyedot perhatian ratusan ribu wisatawan.

Pukul 14.00 WIB, Tabuik yang sudah terpasang pun dihoyak.

Kemeriahan berlanjut saat Tabuik diarak sepanjang jalan menuju ke Pantai Gandoriah.

Tabuk Pasa dan Tabuik Subarang diarak dengan waktu berbeda.

Pengunjung pun terus berdatangan.

Mereka memadati jalan-jalan.

Proses maarak dilakukan oleh anak Tabuik.

Mereka adalah anak-anak muda yang akan mengarak hingga ke pinggir pantai.

Sesekali Tabuik pun dihoyak dan diputar dengan cepat.

Proses maarak Tabuik ini juga diiringi suara Tambua Tasa.

Tambua Tasa adalah kesenian khas Pariaman, berupa 2 alat musik perkusi yaitu Gandang Tambua dan Gandang Tasa

Tambua Tasa dimainkan beberapa orang terus menerus.

Sementara di Pantai Gandoriah, jumlah pengunjung yang menanti kedatangan Tabuik tidak kalah ramai.

Di sinilah puncak Tabuik Pariaman sebenarnya.

Di sini, ratusan ribu pengunjung tumpah ruah memadati pantai.

Mereka menanti prosesi Tabuik yang akan dibuang ke laut.

Setelah melewati beragam seremoni, Tabuik Pasa dan Tabuik Subarang pun diarak lagi menuju pinggir laut.

Tabuik pun dihoyak.

Berulang kali kedua Tabuik diadu.

Proses ini mengundang sorakan dan perhatian pengunjung.

Mereka semakin mendekat ke arah Tabuik.

Saat diadu, beberapa bagian puncak Tabuik pun ada yang patah.

Tepat pukul 18.00 WIB kedua Tabuik pun tumbang setelah mendekati bibir pantai.

Sejumlah pengunjung pun berebut mendekat dan mengambil bagian-bagian tabuik.

Kemeriahan puncak Festival Hoyak Tabuik Piaman 2022 pun dirasakan tiap pengunjung.

Menjelang Maghrib, seluruh pengunjung pun beranjak meninggalkan pantai. (*)

# Hoyak Tabuik # Pariaman # Sumatera Barat # Muharram # Pantai Gandoriah

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Videografer: Radifan Setiawan
Video Production: Kharis Ardiyansah
Sumber: Tribun Video

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved