Tribunnews Update
Beda Sikap Komisi III saat RDP: Kapolri Disanjung-sanjung, Kompolnas Dihujani Kritikan
TRIBUN-VIDEO.COM - Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR RI bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang membahas kasus Irjen Ferdy Sambo menuai sorotan.
Pasalnya dalam rapat tersebut, para anggota Komisi III lebih banyak memberikan pujiannya pada Kapolri.
Hal ini berbanding terbalik saat RDP bersama Kompolnas, Komnas HAM, dan LPSK yang dipenuhi dengan interupsi serta kritikan.
Dilansir oleh Tribunnews, Rabu (24/8) sorotan ini diberikan oleh Ahli Hukum Tata Negara, Bivitri Susanti.
Baca: Momen Munculnya Suara Sayang saat RDP DPR dengan Kapolri Bikin Heboh, Suasana Rapat Sempat Riuh
Bivitri menilai, dalam RDP bersama Kapolri Listyo Sigit dipenuhi dengan sanjungan terhadap kinerja Polri dalam pengungkapan kasus kematian Brigadir J.
Tak hanya itu, sikap anggota Komisi III juga lebih melunak.
Kondisi ini berbeda saat Komisi III menggelar RDP bersama Mahfud MD pada Senin (22/8).
“Kemarin jauh lebih keras, bahkan ketika berbicara dengan Menko Polhukam,” ucap Bivitri.
“Hari ini (rapat dengan Kapolri) jauh lebih lembut bahkan cukup banyak sanjungan dan puji-pujian," kata Bivitri menambahkan.
Baca: Begini Jawaban Kapolri Listyo Sigit saat Ditanya Motif Pembunuhan Brigadir J di RDP DPR RI
Menurut Bivitri, peran pengawasan DPR belakangan terkesan jarang digunakan.
Hal ini, kemungkinan lantaran 82 persen anggota DPR bagian dari koalisi pemerintah.
Sehingga tidak dapat dipungkiri adanya ‘rumor’ atau simbiosis mutualisme relasi saling menguntungkan antara Komisi III DPR dan institusi-institusi penegak hukum.
“Kita dengar ada rumor tentang soal kedekatan kepolisian, kejaksaan, dan institusi penegak hukum lainnya dengan Komisi III,” kata Bivitri.
“Jadi kita harus punya itu juga sebagai wawasan di belakang kepala kita untuk membaca apa yang terjadi hari ini maupun kemarin," katanya menambahkan.
Baca: Hadir di RDP Bersama 18 Orang Timsus, Kapolri Tegaskan Polri Solid dalam Menangani Kasus Brigadir J
Bukan hanya anggaran, Bivitri juga menyoroti rumor relasi saling menguntungkan antara Komisi III DPR dan kepolisian terkait Undang-undang.
Seperti diketahui bersama, dalam RDP bersama Kapolri, para anggota Komisi III ramai-ramai menyampaikan apresiasinya atas pengungkapan kasus Ferdy Sambo.
Meski di saat yang sama, Komisi III juga menyoroti isu yang mengiringi kasus ini, seperti Konsorsium 303 dan kekaisaran Sambo.
Pujian ini juga diberikan oleh anggota Fraksi Demokrat, Benny K Harman yang sebelumnya sempat mengusulkan penonaktifan Kapolri.
Kondisi ini berbanding terbalik ketika Komisi III mengundang Ketua Kompolnas, LPSK, dan Komnas HAM.
Saat sesi bersama Ketua Kompolnas Mahfud MD, para anggota Komisi III silih berganti mencecarnya.
Pasalnya, Mahfud MD sempat menyinggung sikap DPR yang diam saat kasus ini bergulir.
Menanggapi sentilan Mahfud MD, Arteria Dahlan enyebut selama ini DPR telah bekerja dalam menjalani fungsi pengawasan terhadap Polri.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rapat Komisi III DPR Disorot: Keras ke Mahfud MD, Giliran dengan Kapolri Lembut & Disanjung-sanjung
Host: Sisca Mawaski
VP: Reza Nova
# Beda Sikap # Komisi III DPR RI # RDP Komisi III DPR RI # Kapolri # Kompolnas
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Kapolri Beri Atensi Kasus Calon Polwan Dirudapaksa Oknum Polisi, Kirim Bareskrim & Propam ke Jambi
6 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Hotman Lapor Kapolri Geram 3 Oknum Polisi Jambi Tonton Calon Polwan Dirudapaksa, Desak Hukum Berat
6 hari lalu
Tribunnews Update
Langkah Prabowo Terhenti, Diduga Dengar Laporan Kapolri Listyo sebelum Terbang ke Rusia Temui Putin
Senin, 13 April 2026
Live Tribunnews Update
Tinjau Pelabuhan ASDP Bakauheni bersama Menhub, Kapolri Sebut Puncak Arus Mudik Sudah Terlewati
Sabtu, 28 Maret 2026
Live Update
Kapolri Pantau Langsung Arus Balik Lebaran 2026, Sebut Ada 2 Juta Kendaraan Masuk Jakarta
Kamis, 26 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.