Kamis, 21 Mei 2026

Terkini Nasional

Warga Bima Minta Gaji Juga Dinaikkan, Imbas Rencana Kenaikan Harga BBM Pertalite

Kamis, 25 Agustus 2022 12:08 WIB
Tribun Lombok

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Atina

TRIBUN-VIDEO.COM - Menko Luhut Binsar Pandjaitan memberikan sinyal dalam waktu dekat Pemerintah Indonesia akan menaikan harga BBM bersubsidi Pertalite.

Belum diketahui pasti kapan dan berapa harga Pertalite akan dinaikan.

Hanya saja rencana kenaikan tersebut kabarnya diumumkan pekan depan.

Menanggapi rencana ini, beragam tanggapan warga terkait rencana pemerintah ini.

Seperti Hardiansyah, warga Desa Pandai Kabupaten Bima, baginya tidak masalah Pertalite dinaikan Pemerintah Indonesia, tetapi penyesuaian penghasilan juga harus dilakukan.

"Gak apa-apa sih naik, tapi gaji juga ikut naik dong. Bagi yang tidak bergaji, ya penghasilan mereka dong dinaikan untuk imbangi harga BBM," kata Hardiansyah kepada TribunLombok.com, Senin (22/8/2022).

Baca: Harga BBM Pertalite dan Solar Bakal Naik, Luhut: Presiden Jokowi Bakal Umumkan Pekan Depan

Hardiansyah mengaku, harus menempuh jarak 30 menit dua kali sehari ke tempat kerja.

Jika harga Pertalite dinaikan, maka gaji yang diterimanya saat ini tidak akan menutupi biaya BBM yang harus dikeluarkan setiap bulan.

"Pasti memberatkan. Sekarang saja sudah berat, apalagi kalau dinaikan," tegasnya.

Warga lain, Abdul Latif asal Kelurahan Melayu Kota Bima sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek mengaku, bingung jika BBM dinaikan.

"Masalahnya, penumpang sekarang saja sudah sedikit. Kita mau naikan tarif ojek, pasti susah karena penumpang mana mau tahu," ungkapnya.

Abdul Latif berharap, rencana naiknya harga BBM hanya sebatas rencana saja karena itu akan sangat membantu kesulitan ekonomi saat ini.

"Penumpang semakin jarang, harga-harga kebutuhan makin naik. Kalau BBM naik, harga yang lain pasti naik. Tolong pak presiden, jangan naikan," pintanya.

Baca: Respons Tukang Ojek soal Isu Kenaikan Harga BBM Jenis Pertalite: Ikut Naikkan Tarif Sewa

Iin penjual kue di Kota Bima pun, mengaku berat jika Pertalite benar-benar akan dinaikan pemerintah.

Pasalnya ia meyakini, jika BBM naik maka seluruh harga kebutuhan pokok termasuk bahan-bahan kue yang menjadi penghasilannya akan ikut naik.

"Apa iya konsumen mau ngerti kalau kita naikan harga? Yang ada, pelanggan kami berhenti beli karena berat juga," tandasnya.

Belum lagi biaya antar pesanan, yang juga harus ikut dinaikan jika Pertalite benar-benar dinaikan.

"Layanan kami penjual kecil begini, ya service antar pesanan depan rumah konsumen. Kalau Pertalite naik, akan sulit bagi kami berikan layanan seperti ini. Mati usaha kami lama-lama," ujarnya dengan nada khawatir.

Senada dengan warga lain, Iin berharap harga Pertalite tidak dinaikan oleh pemerintah karena itu bersentuhan langsung dengan banyak kebutuhan pokok lain. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Soal Rencana Kenaikan Harga BBM Pertalite, Warga Bima Minta Gaji Juga Dinaikkan

# Bima # BBM Pertalite # Kenaikan Harga BBM # Luhut Binsar Pandjaitan # Pertalite # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Tribun Lombok

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved