Konflik Rusia Vs Ukraina
Demi Hancurkan Rusia, Amerika Serikat Kembali Kirim Drone Tercanggih untuk Bantu Ukraina
TRIBUN-VIDEO.COM - Memasuki bulan keenam, Rusia masih melakukan invasinya di Ukraina hingga saat ini bahkan semenjak pasukan Putin berhasil menguasai dan menduduki PLTN terbesar di Eropa yang berada di Ukraina, Zelenskyy waspada.
Kewaspadaan itu tidak hanya terjadi pada Ukraina tetapi dunia global tidak terkecuali bagi negara Amerika Serikat yang ingin menghancurkan Rusia dan berjanji untuk membantu Ukraina untuk memenangkan perlawanan.
Hingga janji bantu Ukraina tidak main-main demi menghancurkan Rusia, Amerika Serikat kembali mengirim drone tercanggih.
Belum lama ini, Amerika Serikat kembali memberikan dukungan pada Ukraina dengan mengirimkan drone jenis baru yang bernama Kamikaze.
Baca: Perjuangan Rusia Cari Rekrutan Baru untuk Perang di Ukraina, Dijanjikan Hadiah Uang hingga Tanah
Sebagaimana dilansir dari newsweek, kontrak penelitian dan pengembangan Amerika Serikat untuk 10 drone kamikaze Switchblade 600 jarak jauh yang lebih besar diharapkan akan diberikan dalam 30 hari ke depan.
Menurut laporan Monday Defense News yang mengutip juru bicara Pentagon Jessica Maxwell, Amerika Serikat telah memasok Ukraina dengan ratusan drone Switchblade 300 dan Phoenix Ghost yang lebih kecil, yang mampu berkeliaran di suatu daerah.
Dan melakukan pengawasan selama berjam-jam sebelum mencapai target dan meledak.
Drone Switchblade 600 awalnya dijanjikan ke Ukraina lebih dari lima bulan lalu.
Belum jelas kapan drone akan tiba di negara yang dilanda perang, meskipun tanggal pengiriman diharapkan ketika kontrak diselesaikan.
Hanya 10 drone yang diharapkan, karena Switchblade 600 sebelumnya hanya diproduksi dalam jumlah uji tanpa jalur produksi.
Drone Kamikaze, juga dikenal sebagai amunisi berkeliaran memiliki kemampuan untuk digunakan untuk memantau pasukan musuh.
Dan untuk menyerang peralatan dan pasukan dalam satu paket.
Keuntungan khusus dari drone Switchblade 600 termasuk muatan anti-armor eksplosif yang lebih besar, jangkauan yang lebih jauh.
Baca: Mulai Serangan Baru, Rusia Targetkan Fasilitas Sipil dan Pemerintahan Ukraina hingga Gudang Roket
Dan kemampuan untuk berkeliaran di suatu area untuk waktu yang lebih lama sebelum meledak.
Switchblade 600, yang dirancang untuk menyerang kendaraan lapis baja besar dan tank, memiliki kemampuan terbang hingga 40 menit pada jarak 25 mil.
Sebaliknya, Switchblade 300 hanya bisa terbang hingga 15 menit pada jarak 6 mil.
Para ahli percaya bahwa atribut drone besar dapat membantu Ukraina dalam upaya mendatang.
Yang diharapkan untuk mendapatkan kembali wilayah yang hilang dari Rusia tahun ini di wilayah Kherson dan di Krimea, yang dianeksasi Rusia pada tahun 2014.
Samuel Bennett, seorang ahli drone Rusia dengan Center for Naval Analysis and Center for New American Security, mengatakan kepada Defense News bahwa drone dapat berperan penting karena Ukraina sedang mempersiapkan serangan mereka terhadap Kherson dan Krimea.
Karena mereka dapat diluncurkan di luar wilayah jangkauan sistem Rusia dan menimbulkan kerusakan pada infrastruktur Rusia.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Janji Bantu Ukraina Tidak Main-main Demi Hancurkan Rusia, AS Kembali Kirim Drone Tercanggih
Baca berita terkait lainnya di sini.
# Rusia # Ukraina # Amerika Serikat # drone # PLTN
Video Production: Eftian Rio Prayoga
Sumber: Tribun Kaltim
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik Iran-AS: Teheran Siap jika Perang Pecah Lagi, China Kecam Sanksi AS terkait Minyak
Minggu, 3 Mei 2026
Tribunnews Update
China Tak Terima 5 Perusahannya Disanksi AS karena Beli Minyak Iran, Tegaskan Tidak akan Dipatuhi
Minggu, 3 Mei 2026
Konflik Timur Tengah
Iran Siapkan 2 Opsi! Wamenlu Iran Keputusan Ada di AS, Pilih Damai Atau Perang Lagi
Minggu, 3 Mei 2026
Tribunnews Update
Trump Beri Sinyal AS Bakal Serang Iran Lagi Jika Teheran Berperilaku Buruk: Itu Bisa Terjadi
Minggu, 3 Mei 2026
Konflik Timur Tengah
Dasar Laut Menunggu! Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Mematikan, Sebut Amerika Tak Punya Tempat di Teluk
Minggu, 3 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.