Senin, 18 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Demi Hancurkan Rusia, Amerika Serikat Kembali Kirim Drone Tercanggih untuk Bantu Ukraina

Rabu, 24 Agustus 2022 14:21 WIB
Tribun Kaltim

TRIBUN-VIDEO.COM - Memasuki bulan keenam, Rusia masih melakukan invasinya di Ukraina hingga saat ini bahkan semenjak pasukan Putin berhasil menguasai dan menduduki PLTN terbesar di Eropa yang berada di Ukraina, Zelenskyy waspada.

Kewaspadaan itu tidak hanya terjadi pada Ukraina tetapi dunia global tidak terkecuali bagi negara Amerika Serikat yang ingin menghancurkan Rusia dan berjanji untuk membantu Ukraina untuk memenangkan perlawanan.

Hingga janji bantu Ukraina tidak main-main demi menghancurkan Rusia, Amerika Serikat kembali mengirim drone tercanggih.

Belum lama ini, Amerika Serikat kembali memberikan dukungan pada Ukraina dengan mengirimkan drone jenis baru yang bernama Kamikaze.

Baca: Perjuangan Rusia Cari Rekrutan Baru untuk Perang di Ukraina, Dijanjikan Hadiah Uang hingga Tanah

Sebagaimana dilansir dari newsweek, kontrak penelitian dan pengembangan Amerika Serikat untuk 10 drone kamikaze Switchblade 600 jarak jauh yang lebih besar diharapkan akan diberikan dalam 30 hari ke depan.

Menurut laporan Monday Defense News yang mengutip juru bicara Pentagon Jessica Maxwell, Amerika Serikat telah memasok Ukraina dengan ratusan drone Switchblade 300 dan Phoenix Ghost yang lebih kecil, yang mampu berkeliaran di suatu daerah.

Dan melakukan pengawasan selama berjam-jam sebelum mencapai target dan meledak.

Drone Switchblade 600 awalnya dijanjikan ke Ukraina lebih dari lima bulan lalu.

Belum jelas kapan drone akan tiba di negara yang dilanda perang, meskipun tanggal pengiriman diharapkan ketika kontrak diselesaikan.

Hanya 10 drone yang diharapkan, karena Switchblade 600 sebelumnya hanya diproduksi dalam jumlah uji tanpa jalur produksi.

Drone Kamikaze, juga dikenal sebagai amunisi berkeliaran memiliki kemampuan untuk digunakan untuk memantau pasukan musuh.

Dan untuk menyerang peralatan dan pasukan dalam satu paket.

Keuntungan khusus dari drone Switchblade 600 termasuk muatan anti-armor eksplosif yang lebih besar, jangkauan yang lebih jauh.

Baca: Mulai Serangan Baru, Rusia Targetkan Fasilitas Sipil dan Pemerintahan Ukraina hingga Gudang Roket

Dan kemampuan untuk berkeliaran di suatu area untuk waktu yang lebih lama sebelum meledak.

Switchblade 600, yang dirancang untuk menyerang kendaraan lapis baja besar dan tank, memiliki kemampuan terbang hingga 40 menit pada jarak 25 mil.

Sebaliknya, Switchblade 300 hanya bisa terbang hingga 15 menit pada jarak 6 mil.

Para ahli percaya bahwa atribut drone besar dapat membantu Ukraina dalam upaya mendatang.

Yang diharapkan untuk mendapatkan kembali wilayah yang hilang dari Rusia tahun ini di wilayah Kherson dan di Krimea, yang dianeksasi Rusia pada tahun 2014.

Samuel Bennett, seorang ahli drone Rusia dengan Center for Naval Analysis and Center for New American Security, mengatakan kepada Defense News bahwa drone dapat berperan penting karena Ukraina sedang mempersiapkan serangan mereka terhadap Kherson dan Krimea.

Karena mereka dapat diluncurkan di luar wilayah jangkauan sistem Rusia dan menimbulkan kerusakan pada infrastruktur Rusia.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Janji Bantu Ukraina Tidak Main-main Demi Hancurkan Rusia, AS Kembali Kirim Drone Tercanggih

Baca berita terkait lainnya di sini.

# Rusia # Ukraina # Amerika Serikat # drone # PLTN

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Eftian Rio Prayoga
Sumber: Tribun Kaltim

Tags
   #Rusia   #Ukraina   #Amerika Serikat   #drone   #PLTN

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved