Selasa, 21 April 2026

Wiki Update

Mahfud MD Blak-blakan Ngaku Dapat Info Komplotan Ferdy Sambo Datang ke Jakarta Demi Kasus Brigadir J

Kamis, 18 Agustus 2022 22:10 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Komplotan Irjen Ferdy Sambo disebut datang dari daerah ke Jakarta demi membantu menghalangi-halangi kasus kematian Brigadir J.

Bahkan Presiden Jokowi pun mengetahui hingga akhirnya memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Seperti diketahui kini ada 35 personel kepolisian yang terbukti melakukan pelanggaran etik terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

Pernyataan ini disampaikan oleh Menkopolhukam Mahfud MD melalui acara Podcast di channel YouTube Akbar Faizal Uncensored pada Rabu (17/8/2022).

Baca: Putri Candrawathi Sebaiknya Buka Suara soal Kasus Brigadir J, Susno Duadji Sebut Bisa Meringankannya

"Yang saya dengar memang di Polri itu terjadi tarik-menarik yah. Bahkan grupnya Sambo itu konon dari daerah-daerah meskipun enggak ada tugas di Jakarta datang ngawal ke situ menghalang, upaya menghilangkan jejak itu dan menghalang-halangi penyidikan," kata Mahfud dikutip dari YouTube Akbar Faizal Uncensored, Kamis (18/8/2022). TribunWow.com telah mendapat izin untuk mengutipnya.

Dikutip dari Tribunnews.com, Mahfud MD menyebut anak buah Ferdy Sambo rela datang ke Jakarta.

Mahfud mengakui hal tersebut yang membuat penyidikan melambat hingga akhirnya Presiden Jokowi memanggil Kapolri.

Baca: Ferdy Sambo Cs Diduga Eksekusi Brigadir J Pakai Banyak Senjata Api, Terungkap dari Luka Bekas Tembak

Kemudian, setelah itu Jokowi memanggil Mahfud MD bersama Sekretaris Kabinet Pramono Anung, agar meminta Kapolri segera mengumumkan kasus tersebut.

"Terus presiden memanggil Kapolri diberi tahu supaya selesaikan. Sesudah Kapolri berikutnya saya, terpisah. Saya dengan Pak Pramono Anung," ujar Mahfud.

Mahfud menjelaskan, setelah mendapat pesan dari Jokowi, dirinya sempat berkomunikasi dengan Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto soal kasus tersebut.

Kemudian, Kapolri pun mengaku jika kasus pembunuhan Brigadir J sudah menemui titik terang.

Secara terpisah Mahfud MD menyebut ada 35 polisi yang terbukti melanggar etik dalam kasus pembunuhan ini.

Dari 35 polisi tersebut, Mahfud mengatakan ada 3 bagian kelompok.

Yakni yang bertugas melakukan pembunuhan berencana, mereka yang menghalang-halangi penyidikan, dan mereka yang berfungsi sebagai petugas teknis.

(Tribun-Video.com/Tribunenws.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cerita Mahfud MD Ditelepon Kapolri Tengah Malam soal Kasus Brigadir J, Siangnya Dipanggil Jokowi

# Wiki Update # Polisi tembak polisi # Brigadir J # Bharada E # Irjen Ferdy Sambo # Putri Candrawathi # LPSK # Mahfud MD

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Video Production: Eftian Rio Prayoga
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved