HUT ke-77 RI
Peringati HUT ke-77 RI, Inilah Sejarah Mikrofon dan Mesin Ketik yang Digunakan saat Proklamasi
TRIBUN-VIDEO.COM - Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-74 tahun akan diperingati pada 17 Agustus 2019. Berbagai perayaan 17 Agustus biasanya akan digelar untuk memeriahkan peringatan ini.
Kembali ke belakang, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia digelar pada hari Jumat, 17 Agustus 1945.
Kala itu, Proklamasi dibacakan oleh Soekarno dengan didampingi oleh Drs.
Mohammad Hatta bertempat di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat.
Ada beberapa peristiwa penting yang terjadi seputar pembacaan naskah proklamasi dan pengibaran bendera Merah Putih pada 17 Agustus 1945.
Baca: Makna Proklamasi bagi Bangsa yang Disambut Gembira oleh Seluruh Rakyat Indonesia
Dicetak dengan mesin ketik milik Nazi
Banyak cerita di balik pembacaan teks proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 1945.
Salah satunya, ihwal mesin tik yang digunakan untuk menyusun teks proklamasi.
Mesin tik yang jadi saksi bisu lahirnya Republik Indonesia itu ternyata milik perwira angkatan laut Nazi Jerman yang dipinjam khusus untuk mengetik teks proklamasi.
Saat itu, penyusunan naskah proklamasi dikerjakan di rumah Laksamana Tadashi Maeda.
Ketika tulisan tangan naskah proklamasi akan dicetak, ternyata di rumah Maeda tidak ada mesin ketik.
Pembantu Laksama Maeda, Satzuki Mishima, diperintahkan untuk mencari mesin tik.
Dia kemudian pergi ke kantor militer Jerman menggunakan mobil jip untuk meminjam mesin tik.
Baca: HUT ke-77 RI: Naskah Asli Teks Proklamasi kembali Disandingkan dengan Bendera Pusaka di Istana
Di sana, Satzuki bertemu perwira angkatan Laut Nazi Jerman Mayor Kandelar yang bersedia meminjamkan mesin tik.
Sesampainya mesin tik di rumah Maeda, Sayuti Melik ditemani BM Diah mengetik naskah proklamasi.
Pemilik Mikrofon Kemerdekaan Mikrofon punya peran penting dalam catatan sejarah Proklamasi Kemerdekaan RI.
Dengan adanya mikrofon, pengucapan teks proklamasi bisa diketahui seluruh dunia.
Ada cerita di balik mikrofon yang digunakan Soekarno.
Soekarno sempat menyebutkan dari mana mikrofon yang dia gunakan saat membaca teks proklamasi.
Dari mana asal mikrofon itu? “Aku berjalan ke pengeras suara kecil hasil curian dari stasiun radio Jepang dan dengan singkat mengucapkan proklamasi itu,” kata Soekarno.
Akan tetapi, pernyataan Soekarno dibantah mantan sekretaris pribadi Menteri Luar Negeri pertama RI Achmad Soebardjo bernama Sudiro.
Pada 6 September 1972, saat menyampaikan pidato di Lembaga Pembinaan Jiwa ‘45 Jakarta, Sudiro menyinggung mikrofon yang dikatakan Soekarno hasil curian.
Menurut dia, pemilik mikrofon itu adalah warga negara Indonesia bernama Gunawan.
Gunawan adalah pemilik Radio Satriya, yang bertempat tinggal di Jalan Salemba Tengah 24 Jakarta (sekarang menjadi rumah sakit MH Thamrin Salemba).
(Sumber: Kompas.com/Kristian Erdianto, Wahyu Adityo Projo, Reza Jurnaliston)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Fakta 17 Agustus, dari Mesin Ketik Nazi hingga Mikrofon Kemerdekaan
# mesin ketik # mikrofon # proklamasi # HUT ke-77 RI
Video Production: Muhammad Taufiqurrohman
Sumber: Kompas.com
Nasional
Tak Hanya Presiden Prabowo, Mikrofon Presiden Turki Erdogan Juga Mati Saat Pidato di KTT PBB
Selasa, 23 September 2025
Tribun-Video Update
Momen Mikrofon Presiden RI Prabowo Subianto Mati saat Pidato di KTT PBB, Erdogan Alami Hal Serupa
Selasa, 23 September 2025
Live Update
Terekam Lempar Mikrofon, Kepala Kemenag NTB Minta Maaf Usai Videonya Viral
Selasa, 23 September 2025
Mancanegara
Mikrofon Presiden Prabowo dan Presiden Turki Mendadak Mati saat Pidato di KTT PBB: Melebihi Waktu
Selasa, 23 September 2025
Terkini Nasional
Detik-detik Mikrofon Prabowo Mati saat Pidato di KTT PBB, Ini Penjelasan Kemenlu
Selasa, 23 September 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.