HUT ke-77 RI
Saat Awal Proklamasi Kemerdekaan Banyak Terjadi Pemberontakan, Mengapa?
TRIBUN-VIDEO.COM - Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, muncul berbagai pemberontakan di Tanah Air.
Pemberontakan ini dipicu oleh berbagai macam faktor, seperti sentimen kedaerahan dan ideologi tertentu.
Adapun pemberontakan yang terjadi pada masa awal kemerdekaan Indonesia di antaranya adalah DI/TII, PKI Madiun, PRRI/Permesta, RMS, Andi Aziz, dan GAM.
Namun, pemberontakan tersebut kemudian berhasil dipadamkan oleh pemerintah Indonesia.
Penyebab pemberontakan di awal kemerdekaan Indonesia
Setelah kemerdekaan Indonesia diproklamasikan pada 17 Agustus 1945, banyak terjadi pemberontakan karena beberapa golongan atau kelompok ingin mendirikan negara sendiri.
Baca: Sambut Hari Kemerdekaan 17 Agustus, Ini Nilai Positif Perlombaan Makan Kerupuk
Beberapa pemberontakan yang terjadi di Indonesia adalah DI/TII di Jawa Barat pada 7 Agustus 1946, PKI Madiun pada 18 September 1948, APRA di Bandung pada 1949, Pemberontakan RMS di Maluku pada 1950, dan PRRI/Permesta pada 1957-1958.
Pemberontakan yang terjadi pada masa awal kemerdekaan Indonesia terjadi akibat oleh beberapa faktor.
Salah satu faktor penyebab pemberontakan adalah sentimen kedaerahan.
Sentimen kedaerahan kemudian memicu munculnya negara boneka bentukan Belanda, seperti Republik Maluku Selatan (RMS) dan Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS) yang bertujuan melemahkan posisi NKRI.
Selain itu, pemberontakan juga dilatarbelakangi faktor ideologis yang dipicu oleh ketidakpuasan atas politik di pusat pemerintahan.
Baca: Ucapan Kemerdekaan HUT ke-77 Republik Indonesia, Bisa Dibagikan di Media Sosial
Hasil perjanjian Renville yang tidak menguntungkan pihak Indonesia menjadi salah satu faktor penting munculnya pemberontakan di berbagai daerah.
DI/TII di bawah kepemimpinan Kartosoewirjo memberontak dengan mendirikan Negara Islam Indonesia pada 7 Agustus 1946.
Mundurnya Perdana Menteri Amir Sjarifuddin dan digantikan Hatta juga membuat adanya propaganda untuk menghancurkan NKRI melalui pemberontakan PKI di Madiun pada 1948.
Pemberontakan terjadi juga disebabkan oleh faktor kebijakan ekonomi yang dianggap kurang merata pada masa awal kemerdekaan Indonesia.
Salah satu contohnya adalah Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang disebabkan kurangnya perhatian pemerintah pusat terhadap wilayah di luar Pulau Jawa.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Mengapa Banyak Terjadi Pemberontakan pada Awal Kemerdekaan Indonesia?
# HUT ke-77 RI # proklamasi # kemerdekaan # pemberontakan
Reporter: Nurul Ashari
Sumber: Kompas.com
Terkini Nasional
Sekjen PDIP Hasto Klaim Soekarno Bisa Membantu Memerdekakan Palestina jika Tak Dilengserkan
Kamis, 12 Maret 2026
Tribunnews Update
Nasib Korea Selatan usai Eks Presiden Yoon Dibui Seumur Hidup Disebut Pemimpin Pemberontakan
Jumat, 20 Februari 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Connie Bakrie Kritik KSAD soal Sabotase Jembatan bak Framing Jenderal Bintang 4 Bicara Pemberontakan
Rabu, 31 Desember 2025
Tribunnews Update
Komitmen Panjang Presiden Prabowo untuk Kemerdekaan Palestina: Solusi 2 Negara untuk Akhiri Perang
Selasa, 23 September 2025
Mancanegara
Prancis Resmi Akui Negara Palestina, Macron Serukan Perdamaian di Gaza & Rencana Buka Kedutaan Besar
Selasa, 23 September 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.