Jumat, 10 April 2026

Terkini Nasional

Momen Pertemuan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Tentukan Nasib Brigadir J dalam 1,5 Jam

Selasa, 16 Agustus 2022 08:58 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pihak Komnas HAM memberikan detail krusial yang memicu pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Dilansir TribunWow.com, waktu penentuan selama 1,5 jam ini terhitung dari pembicaraan antara Irjen Ferdy Sambo (FS) dan sang istri, Putri Candrawathi (PC).

Menurut pengakuan Ferdy Sambo, dalam jangka waktu yang tergolong singkat itu, ia secara spontan langsung merencanakan pembunuhan sang ajudan.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menjelaskan mengenai momen pertemuan Putri dan Ferdy Sambo.

Ia menerangkan bahwa pihaknya menemukan fakta ini bukan dari bukti rekaman pembicaraan, melainkan dari pantauan CCTV serta pengakuan tersangka dan saksi.

Baca: Ada Orang Lain yang Perannya Lebih Besar dari Sambo di Kasus Brigadir J, Bharada E Siap Mengungkap

"Sebetulnya bukan rekaman, tapi lebih ke hitungan waktu," terang Taufan dilansir kanal YouTube KOMPASTV, Senin (15/8/2022).

"Jadi ketika Pak Ferdy Sambo pulang, tiga-empat menit kemudian kan Ibu PC dengan rombongannya itu kan sampai (dari Magelang, Jawa Tengah-red), kemudian mereka PCR."

Ketika bertemu di rumah pribadinya, kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2022), Putri dan Ferdy Sambo melakukan pembicaraan tertutup.

Menurut keterangannya, pembicaraan tersebut berkisar mengenai perbuatan Brigadir J di Magelang yang diduga melecehkan Putri.

"Setelah itu dari keterangan yang kita dapatkan, 1 jam lebih itulah menurut Pak Sambo dan beberapa ajudan itu mereka katakan di situlah ibu PC ini menjelaskan seluruhnya di Magelang. Dan di situlah mulai merencanakan."

Baca: Permohonan Justice Collaborator Dikabulkan LPSK, Kondisi Bharada E Disebut Sudah Bisa Tertawa

Menurut Taufan, terhitung dari kedatangan hingga kepergian pasutri tersebut ke TKP, ada jeda waktu sekitar 1,5 jam.

"Satu jam lebih itu kita hitung, jadi kan dia (FS) sekitar 15.30 WIB sampai, kemudian tiga menitan ibu PC sampai, selang dua-tiga menit PCR," terang Taufan.

Dalam jangka waktu itulah, Ferdy Sambo diduga merencanakan pembunuhan ajudannya, dibantu bawahan lain, Bripka Ricky Rizal (RR) dan sang ART, Kuat.

"Setelah itu baru keluar dari rumah itu lagi menuju ke rumah dinas, itu sekitar 17.07 WIB, jadi satu jam lebih itu mereka membicarakan yang terjadi di Magelang dan merencanakan bersama RR dan KM."

Namun Taufan menekankan bahwa hipotesa ini dilengkapi hanya berdasar penuturan Ferdy Sambo.

Sehingga, motif dan fakta di balik pembunuhan ini perlu dikaji lebih jauh lagi.

"Tapi sekali lagi ini kan pengakuan mereka, itu yang harus diuji juga apakah benar seperti itu," tegas Taufan.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Tentukan Nasib Brigadir J dalam 1,5 Jam, Ferdy Sambo Dilapori Istri hingga Rencanakan Pembunuhan

# Ferdy Sambo # Putri Candrawathi # Brigadir J # Komnas HAM # CCTV

Editor: Fitriana SekarAyu
Sumber: TribunWow.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved