Konflik Rusia Vs Ukraina
Hari ke-172, Tentara Rusia yang Serang PLTN Jadi Sasaran Utama, AS Diancam Moskwa soal Aset
TRIBUN-VIDEO.COM - Operasi militer khusus Rusia ke Ukraina terus bergulir hingga hari ke-172 pada Minggu (14/8/2022).
Ada sederet peristiwa di antaranya militer Ukraina menargetkan setiap tentara Rusia yang menyerang PLTN Zaporizhzhia.
Hingga, Rusia mengancam untuk memutus hubungan bilateral dengan Amerika Serikat jika Washington nekat menyita aset-asetnya.
Dikutip dari Kompas.com, tampaknya perang Ukraina dan Rusia belum menunjukkan tanda-tanda usai.
Kedua negara masih melakukan penyerangan secara militer.
Ukraina terus melancarkan serangan balasan demi mempertahankan wilayahnya.
Terkini, Ukraina akan membalas Rusia yang dianggapnya menyerang PLTN Zaporizhzhia.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menegaskan, pasukannya menargetkan tentara Rusia yang menyerang PLTN Zaporizhzhia.
Bahkan, tak hanya itu, tentara Rusia yang menjadikan PLTN itu sebagai perlindungan juga dibidik militer Ukraina.
Zelensky menerangkan, target sasaran tersebut dilacak oleh mata-mata Ukraina.
“Setiap tentara Rusia yang menyerang pembangkit, atau menembak dengan memanfaatkan pembangkit sebagai perlindungan, harus memahami bahwa dia menjadi target khusus untuk agen intelijen kami, untuk layanan khusus kami, untuk tentara kami,” kata Zelenskiy.
Sebagaimana informasi sebelumnya, bagi Ukraina, dalang penyerangan PLTN Zaporizhzhia adalah Rusia.
Wali Kota Zaporizhzhia, Anatolii Kurtiev, menjelaskan, PLTN tersebut diserang Rusia pada Sabtu (13/8/2022).
Namun, pernyataan itu berbeda dari pihak Rusia.
Pejabat lokal Rusia, Vladimir Rogov menerangkan, bahwa pasukan Ukrainalah menembaki PLTN Zaporizhzhia.
Dalam hari ke-172 ini, ketegangan terjadi antara Rusia dan Amerika Serikat.
Kali ini, Rusia mengancam Amerika Serikat akan memutus hubungan biletaral.
Hal ini sebagai respons jika AS nekat menyita aset-aset milik Rusia.
Ancaman itu disampaikan oleh Kepala Departemen Amerika Utara Kementerian Luar Negeri Rusia Alexander Darchiev.
Sebagaimana diketahui, hubungan Amerika Serikat dan Rusia tampak renggang.
Terlebih sejak Rusia melancarkan operasi militer khususnya ke Ukraina.
Dalam hal ini, AS dan sekutu Barat mengecam aksi Rusia itu.
Dukungan kepada Ukraina pun dilakukan Barat dengan mengirim pasokan senjata ke Ukraina dan menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Rusia.
(Tribun-Video.com/ Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rangkuman Hari Ke-172 Serangan Rusia ke Ukraina: Pertempuran Sengit di Desa Pisky, Hubungan Moskwa-AS Bisa Hancur"
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Kompas.com
Mancanegara
Rusia Ejek Trump soal Gencatan Senjata Diperpanjang Sepihak: AS Kalah Telak di Agresi!
11 jam lalu
Internasional
TRUMP DIEJEK RUSIA soal Gencatan Senjata Diperpanjang Sepihak: Kekalahan Telak bagi Agresi AS!
16 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rusia Ejek Trump seusai Gencatan Senjata Diperpanjang Sepihak, Sebut Kekalahan Telak Bagi Agresi AS
23 jam lalu
Tribun Video Update
Menlu Sugiono Ungkap Rencana Presiden Prabowo Ikutkan Kandidat WNI dalam Program Kosmonot Rusia
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.