Tribunnews Update

Kejagung Siapkan 30 Jaksa Tangani Kasus Pembunuhan Brigadir J yang Didalangi Irjen Ferdy Sambo

Minggu, 14 Agustus 2022 07:21 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kejaksaan Agung (Kejagung) menunjuk 30 Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menangani kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Adapun dalang pembunuhan tersebut yakni mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Selain Sambo, tiga orang lainnya juga turut menjadi tersangka.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana membenarkan informasi tersebut.

"Sudah ditunjuk 30 JPU untuk menangani perkara tersebut," kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI, Ketut Sumedana saat dikonfirmasi, Sabtu (13/8/2022).

Baca: Ferdy Sambo Janjikan Rp 2 M untuk Bharada E, Bripka RR & KM, Rencana Uang Diberi pada Bulan Agustus

Penunjukkan 30 jaksa itu dilakukan menyusul diterimanya surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dari Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Ketut menjelaskan, SPDP tersebut atas nama empat tersangka yakni, Irjen Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer (Bharada E), Bripka Ricky Rizal (RR), dan Kuat Ma'ruf (KM)

Dikutip dari Tribunnews.com, SPDP juga telah masuk ke Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum).

"SPDP sudah masuk ke Jampidum," pungkasnya.

Ketut menegaskan bahwa Kejagung akan bersikap profesional dalam mengusut perkara ini.

Baca: Kejanggalan Pengakuan Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J, Sebut Masih Menutupi Sesuatu

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan Irjen Ferdy Sambo menjadi tersangka baru dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Selain Sambo, Asisten Rumah Tangga (ART) bernama Kuat Ma'ruf juga turut ditetapkan menjadi tersangka.

Keduanya menyusul Bharada Richard Eliezer dan Bripka Ricky Rizal yang sudah lebih dahulu menjadi tersangka.

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menjelaskan peran empat tersangka dalam kasus ini.

Agus mengatakan, Bharada E berperan menembak Brigadir J.

Kemudian, tersangka Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf ikut membantu dan menyaksikan peristiwa penembakan.

Baca: Terungkap Skenario Kebohongan Ferdy Sambo, Janjikan Rp 2 M seusai Anak Buah Bunuh Brigadir J

Sementara Irjen Ferdy Sambo menyuruh Bharada E melakukan penembakan dan merancang skenario seolah-olah terjadi baku tembak di rumah dinasnya.

"Peran Bharada RE melakukan penembakan terhadap korban, Bripka RR turut membantu dan menyaksikan penembakan korban, KM turut membantu dan menyaaksikan penembakan korban, dan FS menyuruh melakukan penembakan dan menskenario seolah terjadi penembakan," kata Komjen Agus Andrianto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/8/2022).

Para tersangka dijerat dengan pasal pembunuhan berencana yakni pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

Adapun ancaman hukumannya maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup atau pidana penjara maksimal 20 tahun.

"Ancaman hukumannya maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup atau pidana penjara selama-lamanya 20 tahun," ucapnya.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kejagung Kerahkan 30 JPU Tangani Kasus Irjen Ferdy Sambo Tersangka Pembunuhan Berencana Brigadir J

# Kejagung # Kejaksaan Agung (Kejagung) # Tersangka Kasus Brigadir J # Kasus Brigadir J

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribunnews.com

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved