Bus Futuristik Anti-Macet untuk 1.200 Penumpang
TRIBUNNEWS.COM -- Untuk mengatasi kemacetan kendaraan, sejumlah insinyur di China menawarkan solusi lewat rancangan bus futuristik, yakni dengan bodi yang ditinggikan sehingga mampu bergerak di atas kendaraan lain.
Desain bus yang diberinama projek Transit Elevated Bus (TEB) ini dipamerkan di ajang International Expo High-Tech, di Beijing China, pekan lalu.
Dalam video YouTube, bus ini diklaim mampu membawa 1.200 penumpang sekaligus.
Bus ini berjalan di atas rel yang dibangun di sisi kanan-kiri jalan raya atau penggabungan antara trem dan bus.
Desain bus itu memungkinkan lebih banyak ruang di jalan raya sehingga mengurangi kemacetan dibandingkan menggunakan bus biasa.
"Jadi akan tampak seperti melayang di atas kendaraan lain," kata Bai Zhiming, Kepala Insinyur proyek TEB, seperti dilansir Dailymail, beberapa waktu lalu.
"TEB memiliki fungsi sama dengan kereta api bawah tanah sedangkan biaya pembangunannya hanya seperlima dari yang dibutuhkan untuk subway," katanya.
Zhiming menambahkan, pembangunannya TEB bisa dilakukan hanya dalam jangka waktu satu tahun.
Transportasi ini diklaim paling inovatif, hemat biaya dan ramah lingkungan.
Shenzhen Huashi Future Parking Equipment merupakan perusahaan di balik proyek TEB.
Uji coba dimulai di Kota Qinhuangdao, di Provinsi Hebei, China utara, pada paruh kedua 2016.
Lihat video di atas. (*)
Sumber: Sumber Lain
Tribunnews Update
China Turun Tangan, Siap Mediasi Konflik AS-Iran: Jika Perang Berlanjut, Tak akan Ada Pemenang
Rabu, 25 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Perang Senyap Iran-China Gempur Sekutu AS, Uni Eropa Kelabakan Serangan Siber Bobol Keamanan Rahasia
Rabu, 25 Maret 2026
Tribun Video Update
Iran Tantang Superioritas Udara AS, IRGC Tembak Jatuh F-35 di Zona Tempur, Picu Sorotan Rusia-China
Senin, 23 Maret 2026
Tribunnews Update
Rusia & China Kompak Tekan AS-Israel seusai Selat Hormuz Mati Total: Buat Dunia Kalang Kabut Energi
Senin, 23 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
China Marah Israel Bunuh Kepala Keamanan Iran Ali Larijani: Tindakan Ini Tak Dapat Diterima
Jumat, 20 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.