Terkini Nasional
3 Pimpinan Komnas HAM Tiba di Mako Brimob, Irjen Ferdy Sambo dan Bharada E Diperiksa Bersama
TRIBUN-VIDEO.COM - Tiga pimpinan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) tiba di Markas Komando Brigade Mobile (Mako Brimob) di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Jumat (12/8/2022).
Berdasarkan informasi, ketiga pimpinan Komnas HAM itu di antaranya Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik, Komisioner Komnas HAM RI M Choirul Anam, dan Komisioner Komnas HAM RI Beka Ulung Hapsara.
Selain tiga pimpinan itu, turut juga sejumlah anggota tim pemantauan dan penyelidikan Komnas HAM RI.
Pengamatan Tribunnews.com di lokasi, iring-iringan kendaraan pejabat Komnas HAM itu tiba di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat pada sekira pukul 15.31 WIB.
Baca: Komnas HAM Datangi Mako Brimob untuk Pemeriksaan Ferdy Sambo dan Bharada E
Iring-iringan diawali oleh sedan berwarna hitam berpelat nomor B 1758 RFV dan mobil berjenis SUV berwarna hitam dengan nomor polisi B 1866 RFO.
Selain dua mobil itu, terdapat dua mobil berjenis SUV lainnya yang mengawal kedatangan mobil pejabat itu. Salah satu mobil yang mengawal menggunakan lampu strobo pada bagian atapnya.
Sebelumnya pada sekira pukul 15.10 WIB, terlihat ada iring-iringan kendaraan pejabat Polri memasuki Mako Brimob Depok, Jawa Barat.
Iring-iringan kendaraan pejabat Polri itu dikawal oleh 3 motor Patwal.
Belum diketahui siapa yang berada dalam iring-iringan mobil pejabat Polri tersebut. Hingga saat ini, Tribunnews.com masih menunggu konfirmasi dari pihak terkait.
Diketahui, Kepolisian RI menyatakan bahwa Komnas HAM bakal memeriksa Bharada Richard Eliezer alias Bharada E mengenai dugaan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan bahwa rencananya Bharada E bakal dilakukan pemeriksaan di Mako Brimob. Rencananya, pemeriksaan berlangsung pukul 15.00 WIB.
"Agenda Hari ini Komnas HAM rencana akan periksa Bharada E di Mako Brimob pukul 15.00 WIB," kata Dedi saat dikonfirmasi, Jumat (12/8/2022).
Namun, dia tidak menjelaskan alasan Bharada E tidak diperiksa di Rutan Bareskrim Polri. Sebaliknya, tidak dijelaskan alasan pemeriksaan berlangsung di Mako Brimob Polri.
Baca: Akan Dalami Kasus, Irjen Ferdy Sambo dan Bharada E Dijadwalkan Diperiksa Komnas HAM di Mako Brimob
Selain Bharada E, Komnas HAM Bakal Periksa Irjen Ferdy Sambo
Dedi menyatakan bahwa nantinya Komnas HAM juga akan memeriksa Eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo yang juga tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
"Hari ini Komnas HAM akan periksa FS dan RE di Mako Brimob pukul 15.00 WIB," kata Dedi saat dikonfirmasi, Jumat (12/8/2022).
Ia menuturkan bahwa keduanya diperiksa secara bersama untuk efisiensi waktu. Dengan begitu, nantinya Komnas HAM tidak perlu bolak balik memeriksa keduanya.
"Jadi pemeriksaan FS sama Bharada E dijadikan satu di tempatnya di sana biar nggak bolak balik. Jadi biar lebih praktis," pungkasnya.
Empat Tersangka Kasus Kematian Brigadir J
Dalam kasus itu, Polri telah menetapkan empat tersangka kasus penembakan Brigadir J. Mereka adalah, Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, asisten rumah tangga sekaligus supir KM dan Bripka Ricky Rizal.
Polri memastikan bahwa tidak ada peristiwa tembak menembak. Faktanya adalah, Bharada E disuruh menembak Brigadir J oleh Irjen Ferdy Sambo.
Irjen Ferdy Sambo pun diduga memainkan perannya sebagai pihak yang melakukan skenario agar kasus Brigadir J muncul ke publik dengan isu baku tembak.
Dalam hal ini, Ferdy Sambo menembak dinding di lokasi kejadian dengan pistol milik Brigadir J agar seolah-olah itu merupakan tembak menembak.
Atas perbuatannya, mereka semua disangka melanggar Pasal 340 subsidair Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.
# Komnas HAM # Mako Brimob # Irjen Ferdy Sambo # Bharada E # pemeriksaan
Baca berita lainnya terkait Irjen Ferdy Sambo
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tiga Pimpinan Komnas HAM Tiba di Mako Brimob, Periksa Ferdy Sambo dan Bharada E
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Komnas HAM Panggil Petinggi TNI, Dalami Penyidikan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Andrie Yunus
Rabu, 1 April 2026
Terkini Nasional
Tim Advokasi Andrie Yunus Ajukan Perlindungan ke LPSK hingga Komnas HAM usai Alami Ancaman & Teror
Selasa, 31 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Komnas HAM Pastikan Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Sama antara Polda dan TNI
Senin, 30 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Reaksi Komnas HAM soal Pengunduran Diri Letjen TNI Yudi Abrimantyo Buntut Kasus Penyiraman Air Keras
Kamis, 26 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.