Tribunnews Update
Pencabutan Kuasa Pengacara Bharada E Menuai Pertanyaan, Deolipa Yumara Mengaku Sempat Dapat Tekanan
TRIBUN-VIDEO.COM - Pencabutan kuasa terhadap Deolipa Yumara dan Muhammad Boerhanuddin sebagai pengacara Bharada Richard Eliezer masih menjadi tanda tanya.
Terlebih keduanya baru saja ditunjuk sebagai tim kuasa hukum Bharada E pada 6 Agustus lalu, ini artinya belum genap sepekan.
Sebelumnya, Deolipa sempat mengaku pihaknya mendapat tekanan agar mencabut perkara ini.
Dilansir oleh Kompas.com, Deolipa Yumara dan Muhammad Boerhanuddin tercatat tak lagi jadi pengacara Bharada E per 10 Agustus 2022.
Baca: Sosok Ronny Berty Talapessy Pengacara Baru Bharada E, Pernah Jadi Kuasa Hukum Ahok
Menurut kepolisian, pencabutan kuasa dilakukan oleh Bharada E sendiri.
Kondisi ini pun menimbulkan tanya publik karena terkesan tiba-tiba.
Terlebih beberapa waktu belakangan, respons publik terhadap dua pengacara tersebut dinilai positif.
Pasalnya Bharada E dinilai mau terbuka hingga akhirnya mengajukan diri sebagai justice collaborator.
Deolipa juga sempat mengungkapkan, pada pertemuan pertamanya, Bharada E bersedia untuk mengungkapkan detail peristiwa yang ternyata berbeda dengan keterangan polisi.
Baca: Dulu Beri Dukungan hingga Peluk Sambo, Begini Reaksi Kapolda Metro Jaya setelah Pelaku Terungkap
Namun, hal ini rupanya mendapat sentilan dari Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto.
Menurut Agus, Deolipa bersikap seolah-olah menjadi sosok yang berhasil membongkar misteri penembakan Brigadir J.
Agus pun memastikan, Bharada E terbuka karena upaya pendekatan oleh penyidik.
"Jadi jangan tiba-tiba orang ditunjuk sebagai pengacara untuk mendampingi pemeriksaan terus dia ngoceh di luar seolah-olah pekerjaan dia, itu kan enggak fair," kata dia.
Pada kesempatan yang berbeda, Deolipa mengungkapkan, pihaknya mendapat banyak tekanan saat menjalankan tugasnya sebagai pengacara Bharada E.
Baca: Misteri Guru TK Tewas di Lombok Barat Terungkap, Dianiaya Mandor dan Pelaku Ditangkap di Jatim
Ia menuturkan, kerap diminta untuk mundur sebagai kuasa hukum Eliezer.
Meski diakui menganggu, Deolipa kala itu menyatakan tak akan menyerah.
Deolipa bahkan meminta perlindungan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menko Polhukam Mahfud MD.
Terkait pencabutan kuasanya sebagai pengacara Bharada E secara tiba-tiba juga sempat dipertanyakan oleh Deolipa.
Ia menduga mantan kliennya itu mendapat tekanan, terlebih surat dibuat dengan diketik.
Saat ini Bharada E telah menunjuk Ronny Talapessy sebagai pengacara barunya.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tanda Tanya Pencabutan Kuasa Pengacara Bharada E: Sempat Disentil Kabareskrim hingga Ngaku Dapat Teror"
HOST: Sisca Mawaski
VP: Januar Imani
# pencabutan # pengacara # Bharada E # pertanyaan # Deolipa Yumara
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Januar Imani Ramadhan
Sumber: Kompas.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Pengacara Yaqut Bantah Keras Tuduhan Dana 1 Juta Dolar AS Disiapkan demi Kondisikan Pansus Haji DPR
Kamis, 16 April 2026
Tribunnews Update
Seusai Vonis 15 Tahun Anak Riza Chalid Dijatuhkan, Patra Zen Soroti Putusan Hakim yang Lemah
Jumat, 27 Februari 2026
Terkini Nasional
Perjuangkan Nasib Fandi dan Radit, Pengacara Hotman Paris Desak Presiden Prabowo Beri Atensi
Kamis, 26 Februari 2026
Tribunnews Update
Buntut Kasus Lesti Kejora Dihentikan Polisi, Deolipa Yumara Singgung Jalur Damai hingga soal Royalti
Kamis, 26 Februari 2026
Terkini Nasional
Hotman Paris Buka Suara di DPR Bela ABK yang Terancam Hukuman Mati: Logikanya Tak Ada!
Kamis, 26 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.