Sabtu, 25 April 2026

Terkini Daerah

Tahap Awal Proyek Pembangunan Jembatan Mojo Mulai Dikerjakan, Kendaraan Roda 4 Masih Bisa Lewat

Jumat, 12 Agustus 2022 10:36 WIB
TribunSolo.com

TRIBUN-VIDEO.COM, SOLO - Proyek pembangunan jembatan Mojo, mulai dikerjakan.

Nampak sejumlah pekerja sudah mulai melakukan perbaikan di jembatan yang menghubungkan Kecamatan Mojolaban Sukoharjo, dengan Kematan Pasar Kliwon Solo itu.

Staf Teknis Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Solo, Andreawan Setyo Nugroho mengatakan, saat ini tengah dilakukan proses pengencangan baut.

"Proses pengencangan baut dilakukan oleh PT Salim Perkasa Construction selaku pemenang lelang," katanya, Kamis (11/8/2022).

Baca: Pedagang Karanganyar Merugi, Dampak Perbaikan Jalan Solo-Purwodadi Tak Kunjung Selesai

Pengerjaan pengencangan baut ini sudah dilakukan minggu lalu, dengan masa pengerjaan selama 8 minggu.

Jembatan Mojo memiliki panjang 225 meter, dengan total lebar 9 meter, lebar jalan 7 meter dan trotoar kanan dan kiri masing-masing satu meter.

Meski pengerjaan pembangunan jembatan Mojo sudah dimulai, nampak arus kendaraan masih normal.

Kendaran roda 4 dan lebih masih bisa melewati jembatan Mojo, termasuk BST.

"Pengerjaan ini tidak mengganggu arus lalu lintas, dan tidak sampai menutup jalan," ujarnya.

Setelah proses pengencangan baut ini selesai, tahapan berikutnya adalah pemasangan stringer jembatan.

Rute BST Berubah

Proyek pembangunan jembatam Mojo, akan berdampak pada rute Batik Solo Trans (BST) koridor 5.

Jalur BST Koridor 5 yaitu dari Kartasura, Tohudan, Solo, Bekonang, Sidan dan sebaliknya.

Selama ini, BST Koridor 5 melintasi Jembatan Mojo menuju dan dari Bekonang, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.

Baca: Sebuah Rumah Berdiri Tegak di Tengah Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja di Kabupaten Klaten

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Hari Prihatno mengatakan, perubahan rute ini bukan tanpa sebab.

Hari mengatakan Jembatan Mojo hanya bisa dilewati kendaraan roda 2, saat proses pengerjaan jembatan berlangsung.

"Tujuannya tetap. Hanya saja sampai Pasar Gading itu dia akan ke selatan melewati jalan Brigjen Sudiarto, jalan Raya Grogol, hingga menyeberangi Jembatan Bacem, dan lewatnya nanti Jalan Ciu. Begitu juga sebaliknya," katanya, Kamis (30/6/2022).

Meski ada pengalihan rute, namun pada jalur yang dilewati BST tidak akan dilengkapi dengan mini halte seperti pada jalur sebelumnya.

Melainkan hanya diberi marka jalan berupa tulisan.

Imbas dari proyek pembangunan Jembatan Mojo ini, semua kendaraan selain roda dua akan dialihkan.

"Untuk mobil dan kendaraan roda berat, akan dialihkan melewati Jembatan Bacem (Grogol) untuk opsi paling dekat," ujarnya.

"Atau bisa juga melewati jembatan Jurug (Solo), selama pengerjaan proyeknya belum dilakukan," imbuhnya.

Masa pengerjaan proyek Jembatan Mojo sendiri akan berlangsung dari Juni hingga November 2022.

Kendati demikian, Dishub Solo masih menunggu DPUPR Solo, kapan jalan akan mulai ditutup untuk kendaraan roda empat dan lebih.

"Koordinasi dengan Dishub Solo Raya, seperti Sukoharjo sudah kita lakukan terkait penutupan Jembatan Mojo ini," pungkasnya.(*)





Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Proyek Pembangunan Jembatan Mojo Mulai Dikerjakan, Tahap Awal Jalan Tak Sampai Ditutup
# Jembatan Mojo # Pembangunan Jembatan # Kota Solo 

Editor: Unzila AlifitriNabila
Video Production: Rizaldi Augusandita Muhammad
Sumber: TribunSolo.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved