Terkini Daerah

Ferdy Sambo Blak-blakan, Akui Karang Cerita Kasus Penembakan Brigadir J di Rumah Dinasnya

Jumat, 12 Agustus 2022 07:51 WIB
Warta Kota

TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo mengakui dirinya tidak memberikan informasi secara benar terkait aksi pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Hal itu Ferdy Sambo sampaikan lewat anggota kuasa hukumnya, Arman Hanis, di rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling III, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (11/8/2022) malam.

Arman Hanis yang mengenakan batik berwarna kuning tersebut datang sekitar pukul 20.27 WIB dengan menaiki mobil berwarna hitam.

Ia kemudian membacakan permintaan maaf dari Ferdy Sambo yang ditulis di surat perihal kasus yang menjeratnya tersebut.

"Izinkan saya sebagai manusia yang tidak lepas dari kekhilafan, secara tulus meminta maaf dan memohon maaf sebesar-besarnya, khususnya kepada rekan sejawat Polri," ujar Arman, membacakan pesan Ferdy Sambo.

Baca: Dugaan Motif Irjen Sambo Bunuh Brigadir J: Marah karena Istri Dapat Perlakuan yang Merusak Martabat

"Beserta keluarga serta masyarakat luas yang terdampak akibat perbuatan saya yang memberikan infomasi yang tidak benar serta memicu polemik dalam pusaran kasus Duren Tiga yang menimpa saya dan keluarga," lanjut pesan itu.

Ferdy Sambo, lewat pesan yang dibacakan Arman itu, akan mematuhi setiap proses hukum yang saat ini sedang berjalan.

"Saya akan patuh pada setiap proses hukum saat ini yang sedang berjalan dan nantinya di pengadilan akan saya pertanggungjawabkan," katanya.

Sebelumnya, Arman Hanis selaku anggota kuasa hukum Irjen Ferdy Sambo menyebut kliennya telah menjalani pemeriksaan secara kooperatif pada Kamis (11/8/2022).

Untuk diketahui, tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir Yoshua Hutabarat, Ferdy Sambo diperiksa penyidik Tim Khusus Polri.

Pemeriksaan kali ini merupakan pemeriksaan perdana Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Baca: Peran Kuat Maruf, ART Ferdy Sambo yang Diduga Tak Mencegah Rencana Pembunuhan pada Brigadir J

"Alhamdulillah hari ini klien kami bapak FS telah menjalankan pemeriksaan secara kooperatif dan menjawab pertanyaan penyidik secara lengkap sesuai kapasitas bapak FS," ujarnya, saat tiba di rumah pribadi Ferdy Sambo, Kamis malam.

"Dalam rangkaian peristiwa di Duren Tiga, bapak Kadiv Humas Polri juga tadi (Kamis petang) sudah menjelaskan cuplikan substansi pemeriksaan," sambung Arman.

Ia mengatakan, pihaknya tidak akan menambahkan pernyataan apapun selain yang disampaikan oleh Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Dedi Prasetyo.

Pihaknya hanya fokus menjalankan proses hukum terkait kasus yang sudah bergulir selama lebih dari satu bulan itu.

"Kami tidak ingin menambah spekulasi-spekulasi yang tidak produktif karena pada waktunya akan disampaikan di muka persidangan," kata Arman.

Baca: Tindakan Fahmi Alamsyah Bantu Ferdy Sambo Dinilai Tak Ada Hubungannya dengan Penasihat Ahli Kapolri

Timsus Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan terhadap Irjen Ferdy Sambo untuk pertama kalinya sejak ditetapkan sebagai tersangka di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian mengatakan pemeriksaan terhadap Irjen Ferdy Sambo berjalan pada hari ini, Kamis (11/8/20220) selama tujuh jam.

"Pemeriksaan sudah dilakukan sejak pukul 11.00 WIB dan selesai pukul 18.00 WIB," ungkap Andi, Kamis (11/8/20220).

Pada kesempatan itu, didapati keterangan bahwa aksi Irjen Ferdy Sambo melakukan aksi pembunuhan berencana terhadap Brigadir J terjadi karena dilandasi emosi. (*)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Kuasa Hukum: Ferdy Sambo Akui Karang Cerita Tembak Menembak

# Pengakuan Ferdy Sambo # Kuasa Hukum Ferdy Sambo # ferdy sambo tersangka # Ferdy Sambo ditahan

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Warta Kota

KOMENTAR

Video TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved