Tribunnews Update

Eks Kabareskrim: Pertama Kalinya Jenderal Polisi Terancam Hukuman Mati dan Ditindak Langsung Kapolri

Rabu, 10 Agustus 2022 09:23 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Mantan Kabareskrim Polri, Komjen Pol (Purn) Susno Duaji mengapreasi langkah Kapolri menetapkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat.

Susno Duadji menyebut, ini merupakan kali pertama seorang jenderal tinggi kepolisian terjerat pidana dan terancam hukuman mati.

Dikutip dari Tribunnews.com, Susno Duaji mengatakan, sangkaan pasal pembunuhan berencana pada jenderal kepolisian merupakan yang pertama kali.

Bahkan penetapan tersangka tersebut diumumkan sendiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

"Sampai saat ini seingat saya benar demikian, termasuk diumumkan oleh pejabat paling tinggi di Polri juga baru sekali ini," kata Susno Duadji.

Baca: Mahfud MD Bocorkan Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J: Sensitif, hanya Boleh Didengar Orang Dewasa

"Pasal yang dituduhkan tadi pasal yang sangat sangat berat," lanjutnya.

Susno Duadji berkeyakinan bahwa ke depannya alat bukti yang mendukung pengenaan pasal tersebut akan semakin kuat.

Susno Duadji menambajkan, akan banyak bukti seperti hasil visum, forensik, ddigital forensik dan hasil balistik yang bisa mengungkap secara lebih jelas kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat.

Apalagi menurutnya, bukti bisa semakin jelas apabila Putri Candrawati bisa memberikan kesaksiannya.

hasil balistik forensik," kata Susno Duadji.

Baca: Inilah Peran Keempat Tersangka Pembunuhan Brigadir J, dari Bharada E hingga Irjen Ferdy Sambo

"Dan apalagi kalau nanti Bu Putri (Chandrawathi, istri Sambo) sebagai saksi bisa memberi kesaksian lebih, bisa lebih kuat lagi," ia menambahkan.

Susno pun merasa, masih ada kemungkinan adanya tersangka lain karena proses penyidikan yang masih berjalan hingga saat ini.

"Dan yang diproses di kode etik sangat terbuka peluang dia kena pidana, pidana pembunuhan atau menghambat jalannya penyidikan," katanya.

Sebelumnya diketahui, Kapolri telah menetapkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir Yosua Jutabarat.

Melalui Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto, diketahui bahwa ada empat tersangka yang kemudian sudah dijerat hukum atas perkara ini.

Baca: Kemungkinan Bharada E Dapat Keringanan Hukum dalam Kasus Brigadir J, Hotman: Segera Konsultasikan

Mereka yakni Bharada Eliezer, Brigadir Ricky, sopir istri Ferdy Sambo yakni K dan Irjen Ferdy Sambo sendiri.

Bharada E saat kejadian disebutkan telah melakukan penembakan pada korban, kemudian Brigadir RR turut membantu penembakan dan menyaksikan penembakan korban.

Tersangka KM membantu dan menyaksikan penembakan korban.

Sementara Irjen Ferdy Sambo, telah menyuruh melakukan penembakan, serta membuat skenario seolah adanya insiden tembak menembak di rumah dinasnya.

"Sementara Irjen Pol FS (Ferdy Sambo) menyuruh melakukan penembakan dan skenario peristiwa seolah-olah terjadi tembak-menembak di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo," katanya.

Atas kasus ini, keempat tersangka dijerat pasal 340 subsider pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman pidana maksimal hukuman mati, atau penjara seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Komentari Ferdy Sambo Tersangka, Susno Duaji: Pertama Kalinya Jenderal Polisi Terancam Hukuman Mati

VP: Yogi Putra
Host: Nila Irda

# Susno Duadji # Jenderal Polisi # terancam hukuman mati # Kapolri # Ferdy Sambo  

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Nila
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Tribunnews.com

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved