Tribunnews Update

Skenario Licik Irjen Sambo: Tembaki Dinding Rumah Pakai Pistol Brigadir J agar Dikira Baku Tembak

Rabu, 10 Agustus 2022 07:02 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kini terungkap insiden baku tembak di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo hanyalah sebuah rekayasa.

Faktanya, Ferdy Sambo adalah sosok yang memerintahkan Bharada E untuk menembak Brigadir J.

Ia kemudian menembaki dinding rumahnya menggunakan pistol milik Brigadir J agar seolah-olah terjadi baku tembak.

Kebohongan Irjen Sambo terungkap dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (9/8) malam.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa tidak ada baku tembak antara Bharada E dan Brigadir J di rumah Sambo pada Jumat (8/7) lalu.

Baca: Ayah Brigadir J Desak Istri Irjen Ferdy Sambo: Jangan Sembunyi di Balik Layar, Jujurlah ke Penyidik

"Bahwa tidak ditemukan, saya ulangi, tidak ditemukan fakta peristiwa tembak-menembak seperti yang dilaporkan awal," kata Listyo, Selasa (9/8).

Listyo menyebutkan, baku tembak itu merupakan skenario Sambo.

Fakta yang sesungguhnya, yakni Sambo memerintahkan Richard Eliezer atau Bharada E untuk menembak Brigadir J.

"Peristiwa yang terjadi adalah peristiwa penembakan terhadap Saudara J (Yosua) yang mengakibatkan Saudara J meninggal dunia, yang dilakukan oleh Saudara RE (Richard Eliezer) atas perintah saudara FS (Ferdy Sambo)," imbuhnya.

Setelahnya, Sambo menembakkan pistol milik Brigadir J ke dinding rumahnya agar seolah terjadi baku tembak.

Baca: Kecil Kemungkinan Brigadir J Lecehkan Istri Irjen Ferdy Sambo, Ini Kata Kabareskrim Polri

"Untuk membuat seolah-olah telah terjadi tembak-menembak, Saudara FS melakukan penembakan dengan senjata milik senjata J ke dinding berkali-kali untuk membuat kesan seolah telah terjadi tembak-menembak," terang Listyo.

Terkait dugaan Sambo ikut menembak Brigadir J, Polri masih mendalaminya.

Dikutip dari Tribunnews.com, motif di balik pembunuhan ini juga masih belum terungkap.

Sejauh ini, Polri telah menetapkan empat tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Keempatnya yakni Richard Eliezer alias Bharada E, Bripka RR, KM, dan Irjen Ferdy Sambo.

Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto mengungkap peran Bripka RR dan KM dalam kasus pembunuhan ini.

Baca: Eks Kabareskrim: Lenyapkan Bukti Kasus Brigadir J, Hukuman Ferdy Sambo Bisa Ditambah Pasal 221 KUHP

Di mana keduanya ikut membantu dan menyaksikan penembakan Brigadir J.

"Tersangka RR turut membantu dan menyaksikan penembakan korban. KM turut membantu dan menyaksikan penembakan terhadap korban," kata Agus.

Atas kasus ini, Sambo dijerat pasal pembunuhan berencana, yakni Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan 56 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Ia terancam maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara selama-lamanya 20 tahun.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Terungkap Peran 4 Tersangka di Kasus Brigadir J: Ferdy Sambo Menyuruh dan Buat Skenario Baku Tembak

Host : Agung Laksono
VP : Jalu Setyo Nugroho

#BrigadirJ
#BharadaE
#KadivPropam

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Jalu Setyo Nugroho
Sumber: Tribunnews.com

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved