Minggu, 12 April 2026

Terkini Nasional

Bharada E Mengaku Jika Atasannya Terlibat Baku Tembak, Tembakan ke Dinding TKP Hanya Untuk Alibi

Selasa, 9 Agustus 2022 10:11 WIB
Warta Kota

TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA -- Bharada Richard Eliezer atau Bharada E diketahui terpaksa menembak Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J, di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo, di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, atas perintah pimpinannya.

Hal itu dikatakan Kuasa hukum Bharada E, Muhammad Burhanuddin, Senin (8/8/2022).

Burhanuddin mengatakan, di bawah tekanan pimpinannya, Bharada E mau tak mau akhirnya menembak Brigadir J.

Baca: Minta Perlindungan LPSK sebelum Ungkap Kebenaran, Langkah Bharada E Dinilai Cerdas

Setelah melakukan penembakan, kata Burhanuddin, Bharada E langsung keluar dari rumah dinas dan tak mengetahui kejadian setelah itu.

"Iya, dia disuruh menembak, perintah atasannya dan di bawah tekanan juga, 'tembak tembak tembak'," kata Burhanuddin, Senin (8/8/2022).

Oleh karena itu, Burhanuddin memastikan kliennya tidak ikut menganiaya Brigadir Yosua sebelum menembak dan setelah tewas.

Bharada E juga tidak melihat proses membersikan darah di lokasi kejadian dan ambulans yang datang membawa jenazah Brigadir Yosua.

"Masyarakat mau ini transparan, Presiden juga memerintahkan apa adanya, buka ini, sementara orang mau buka, ini enggak dilindungi, gimana itu," tegasnya.

Sebelumnya, kuasa hukum Bharada E, Muhammad Burhanuddin menyatakan tidak ada baku tembak antara kliennya dengan Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Adanya proyektil di lokasi kejadian hanya sebagai alibi dari atasan Bharada E untuk mengarang cerita.

Bharada E mengaku senjata Brigadir Yosua atau Brigadir J diambil oleh atasannya dan menembakan ke jari kanan dan beberapa tembok.

"Jadi senjata almarhum yang tewas itu dipakai untuk tembak jari kanan itu, bukan saling baku tembak," ucapnya saat dikonfirmasi Senin (8/8/2022).

Tembakan ke beberapa dinding rumah Irjen Ferdy Sambo juga dilakukan supaya ada kesan terjadi baku tembak di sana.

Bharada E merevisi pernyataan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Bareskrim Polri dengan cerita yang sesungguhnya.

Kini karir Irjen Ferdy Sambo diambang kehancuran.

Baca: Semenjak Ditetapkan Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Bharada E Belum Bertemu dengan Orangtua

Karena jika terbukti yang memerintahkan pembunuhan Brigadir Yosua maka akan diproses pidana.

Namun, Burhanuddin tidak menyebutkan berapa jumlah peluru yang diletuskan kliennya ke arah dinding dan tubuh Bharada E.

"Ya nanti pengembangan penyidikan, itu terlalu delik kalau saya itukan, ribet saya," jelasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Setelah Tembak Brigadir J, Bharada E Keluar Rumah dan Tak Melihat Evakuasi Mayat

# Bharada E # menembak # Brigadir J # Irjen Pol Ferdy Sambo # Duren Tiga # Atasan

Baca berita terkait di sini.

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Rania Amalia Achsanty
Sumber: Warta Kota

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved