Terkini Daerah

4 Perwira Polisi Ditahan di Tempat Khusus Buntut Terbukti Menghambat Kasus Kematian Brigadir J

Sabtu, 6 Agustus 2022 09:17 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pihak kepolisian sebelumnya menyebut, terdapat empat perwira yang ditahan di lokasi khusus dalam kasus tewasnya Brigadir J .

Kini Polri mengungkap alasan empat perwira ditahan.

Selain itu, Polri juga membeberkan lokasi khusus yang dimaksud.

Karo Penmas Divisi Humas Polri , Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyampaikan alasan Polri melakukan penahanan terhadap empat perwira tersebut.

Alasan pertama karena perkara ini telah menjadi atensi masyarakat luas.

Selain itu terduga pelanggar dikhawatirkan akan melarikan diri jika tidak ditahan.

Baca: 25 Polisi Disebut Tak Profesional di Kasus Brigadir J , Pengamat Soroti Bagian Divisi Humas Polri

Baca: Ada 13 Barang Milik Brigadir J Belum Dikembalikan Polri : Dompet, Ponsel, Baju, hingga Kartu ATM

"Perkaranya menjadi atensi masyarakat luas, lalu terduga pelanggar dihawatirkan melarikan diri dan atau mengulangi pelanggaran kembali," pungkasnya.

Alasan berikutnya karena ditakutkan mereka akan mengulangi pelanggaran lagi yakni menghambat penanganan kasus atau menghilangkan barang bukti.

Dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (5/8/2022), Ahmad Ramadhan juga mengungkap lokasi khusus yang digunakan untuk menahan empat orang perwira tersebut.

Dalam Pasal 1 Angka 35 disebutkan, lokasi khusus itu berupa markas, ruang tertentu hingga rumah yang ditunjuk oleh atasan yang berhak menghukum.

Diketahui pada Kamis (4/8/2022), Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengumumkan terdapat 25 personel Polri yang terseret dalam kasus tewasnya Brigadir J .

Sebanyak 15 orang di antaranya telah dicopot dari jabatannya dan dimutasi.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ini Tempat Khusus Lokasi Penahanan 4 Perwira yang Diduga Menghambat Kasus Brigadir J

# Jenderal Listyo Sigit   # Brigadir J # perwira # Polri

Editor: Restu Riyawan
Video Production: febrylian vitria cahyani
Sumber: Tribunnews.com

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved