Sabtu, 2 Mei 2026

HUT ke-77 RI

Kenapa Harus Ada Lomba Makan Kerupuk saat Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia?

Kamis, 4 Agustus 2022 12:10 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Teriakan pendukung berkumandang saat melihat kawan atau peserta lomba 17-an sedang balapan menghabiskan kerupuk.

Lomba makan kerupuk menjadi salah satu tradisi yang wajib diselenggarakan saat memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia.

Pemandangan kerupuk yang digantung sudah tak asing lagi saat 17 Agustus tiba.

Orang-orang dengan tangan di bawah dan berusaha menghabiskan kerupuk yang sudah tergantung, siapa yang menghabiskan paling cepat dialah pemenangnya.

Baca: Fakta Menarik di Balik Kemerdekaan Indonesia, Naskah Proklamasi Ternyata Sempat Terbuang di Sampah

Rupanya bukan sekadar untuk bersenang-senang, lomba makan kerupuk menyimpan sejarah dan filosofi tersendiri.

Sejarah lomba makan kerupuk dijabarkan oleh sejarawan dan penulis buku Jejak Rasa Nusantara: Sejarah Makanan Indonesia, Fadly Rahman.

“Seiring dengan kemerdekaan Indonesia, banyak perlombaan-perlombaan yang diadakan saat masa tahun 1950-an,” ujar sejarawan sekaligus sekaligus dosen Departemen Sejarah Universitas Padjajaran itu kepada Kompas.com, Kamis (6/8/2020).

Pada masa tersebut kondisi politik dan keamanan negara sudah mulai kondusif, karena pada 1945 hingga 1950-an masih banyak peperangan yang mengharuskan rakyat Indonesia mempertahankan kemerdekaannya.

Baca: Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, ini Sejarah Sejunlah Perlombaan di Momen 17 Agustus

Sehingga masyarakat tidak sempat merayakan kemerdekaan Indonesia dengan beraneka macam perlombaan dan perayaan meriah. Namun pada 1950-an mulai bermunculan lomba untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia.

“Bahkan Bung Karno kala itu mendukung kegiatan-kegiatan hiburan rakyat seperti perlombaan-perlombaan ini,” jelas Fadly.

Perlombaan itu bertujuan untuk menghibur rakyat setelah masa peperangan berakhir.

Ada lomba panjat pinang, tarik tambang, dan makan kerupuk.

Kerupuk identik sebagai makanan rakyat kecil

Lomba makan kerupuk menjadi salah satu lomba pertama yang diadakan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia kala itu.

Baca: Tokoh yang Mempertaruhkan Nyawa demi Foto Kemerdekaan Indonesia, Begini Sosoknya

Sebab kerupuk identik sekali sebagai makanan rakyat jelata di masa perang.
Kerupuk biasa dikonsumsi oleh kebanyakan masyarakat Indonesia yang berada di strata sosial dan ekonomi bawah.

“Jadi dengan makan nasi dan kerupuk, tanpa kecap dan garam pun mereka (rakyat jelata di saat perang) sudah bisa bertahan hidup,” papar Fadly.

Hal tersebut yang mendasari mengapa ada lomba makan kerupuk. Bertujuan untuk mengingatkan kepada masyarakat Indonesia bahwa saat perang kondisinya sangat memprihatinkan dan sulit.

Kerupuk sendiri sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia sangat lama.

Nama kerupuk sudah disebutkan dalam naskah Jawa kuno sebelum masa abad ke-10 masehi.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kenapa Ada Lomba Makan Kerupuk Saat 17 Agustus?"

# lomba # kerupuk # Hari Kemerdekaan Indonesia # peperangan # Indonesia

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved