Selasa, 14 April 2026

Terkini Nasional

Alasan Otak Brigadir J Berada di Dada seusai Jasadnya Diautopsi Pertama Kali, Ini Kata Ahli Forensik

Rabu, 3 Agustus 2022 20:28 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kuasa hukum Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak mengungkap hasil autopsi ulang.

Disebutkan otak Brigadir J berada di bagian dada.

Menanggapi hal tersebut, ahli forensik pun klarifikasi.

Dokter Forensik RSUD Moewardi dan RS UNS Surakarta, Novianto Adi Nugroho memberikan penjelasan.

Ia menjelaskan terkait otak Brigadir J yanng berada di dada.

Novianto menyebut hal itu wajar terjadi saat jasad dilakukan autopsi.

Pasalnya dalam beberapa teknik autopsi, memang perlu dilakukan pemindahan organ otak untuk dimasukkan ke rongga perut atau dada.

"Ya wajar (peletakan otak jenazah di perut atau dada), ada beberapa teknik autopsi yang mengakhiri organ otak di masukkan di rongga perut," kata Dokter Novianto kepada Tribunnews.com, Rabu (3/8/2022).

Hal itu dilakukan agar memudahkan proses rekonstruksi jenazah.

Baca: Timsus Ternyata Sudah Periksa Irjen Ferdy Sambo terkait Tewasnya Brigadir J, Kompolnas: Sudah Dicek

Agar nantinya jenazah bisa segera dikembalikan ke pihak keluarga dengan keadaan yang bagus.

"Organ otak dimasukkan ke dalam perut, pertama supaya memudahkan dan mempercepat rekonstruksi jenazah supaya dikembalikan ke keluarga dalam keadaan bagus," ungkap Dokter RS Moewardi dan RS UNS ini.

Selain itu, otak jasad Brigadir J dipindah ke dada lantaran organ itu lebih cepat membusuk kemudian mencair.

Jika otak dikembalikan ke kepala, maka cairan itu akan rembes keluar rongga kepala.

Hal itu membuat kondisi jenazah dianggap kurang etis di hadapan pihak keluarga.

"Yang kedua karena organ otak yang lebih mudah membusuk lalu mencair akan merembes keluar dari rongga kepala bekas potongan tulang tengkorak, jika dikembalikan ke rongga tengkorak. Hal ini menimbulkan kurang etis dihadapan keluarga," terangnya.

Namun tindakan tersebut tidak terjadi pada setiap tindakan autopsi.

Baca: Timsus Ternyata Sudah Periksa Irjen Ferdy Sambo terkait Tewasnya Brigadir J, Kompolnas: Sudah Dicek

Organ otak tidak akan diletakkan di dada saat tengkorak kepala sudah dalam keadaan rusak.

Dalam kesempatan itu pula, Novianto menjelaskan semua organ jenazah diambil saat jasad diautopsi.

Organ tubuh itu diambil untuk diukur dan ditimbang.

Hal tersebut dilakukan untuk memeriksa apakah ada kelainan pada organ tersebut.

"Pada autopsi semua organ diambil termasuk jantung, paru, ginjal dll untuk diukur,ditimbang dan periksa kelainannya," terang Dokter Novianto. (*)

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Penjelasan Ahli Forensik soal Mengapa Otak Brigadir J Diletakkan di Dada setelah Jasadnya Diautopsi

Editor: winda rahmawati
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Lalu Yusuf Wibisono
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved