Senin, 27 April 2026

Terkini Daerah

Nasdem, Demokrat dan PKS Berkoalisi?, Pengamat Prediksi Sosok Capres Cawapres yang Bakal Diusung

Rabu, 3 Agustus 2022 08:46 WIB
Tribun Papua

TRIBUN-VIDEO.COM - Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama Ari Junaedi memprediksi sosok calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang bakal diusung jika Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkoalisi di Pilpres 2024.

Diketahui, sinyal koalisi antara Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan PKS memang menguat setelah elite ketiga partai bertemu di acara pernikahan putri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Ari memprediksi jika ketiganya benar berkoalisi maka besar kemungkinan mengusung Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai pasangan capres-cawapres.


Sebagaimana diketahui, Anies Baswedan menjadi satu di antara tiga nama calon presiden yang diusulkan Partai Nasdem.

Sementara, kata Ari, Demokrat juga menjagokan ketua umumnya sendiri yang tak lain adalah AHY untuk maju di panggung pilpres.

Menurut Ari, kemungkinan ini yang lantas memikat PKS untuk bergabung.

Apalagi, daya tawar partai pimpinan Akhmad Syaikhu itu terbilang rendah.

"Sepertinya (mengusung) Anies-AHY (sebagai capres-cawapres)," kata Ari kepada Kompas.com, Senin (2/8/2022).

"Agenda politik Nasdem yang menjagokan Anies dan Demokrat yang mengusung AHY pasti akan diaminkan PKS karena partai ini tidak dalam posisi tawar yang tinggi," ujarnya.

Ari menilai, koalisi antara Demokrat, Nasdem, dan PKS terbilang masuk akal.

Baca: Pesan Haru Anies Baswedan untuk Putrinya seusai Resepsi: Jangan Berharap Kesempurnaan dari Pasangan

Baca: Sosok Didit Hediprasetyo Putra Prabowo Subianto, Ikut Rancang Gaun Pengantin Putri Anies Baswedan

Justru, yang janggal adalah PKS yang semula hendak bergandengan dengan PKB. Sebabnya, massa pendukung kedua partai sangat diametral.

PKS juga hampir tidak mungkin bekerja sama dengan PDI Perjuangan, lantaran kultur poltik keduanya sangat berbeda.

Sementara, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sudah lebih dulu membentuk kongsi bernama Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

"Yang paling memungkinkan memang PKS bertandem dengan Demokrat karena kesejarahannya di pilpres-pilpres sebelumnya," ucap Ari.

Dengan situasi politik yang ada saat ini, lanjut Ari, PKS tak punya ruang gerak leluasa. Pilihan yang tersisa adalah merapat ke Nasdem dan Demokrat.

"Tentu pilihan yg paling realistis adalah bersatu dengan barisan Demokrat-Nasdem," kata dosen Universitas Indonesia itu.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum Partai Demokrat AHY bertemu dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan mantan Presiden PKS yang kini menjabat wakil ketua majelis syura partai, Sohibul Iman.

Ketiganya berjumpa saat menghadiri pesta pernikahan putri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta, Jumat (29/7/2022).

Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, dalam pertemuan itu, ketiganya membahas persoalan terkini bangsa.

“Dalam diskusi bertiga ini, pembicaraan di antaranya lebih banyak mengenai situasi bangsa terkini dan kesulitan yang sedang dihadapi rakyat,” kata Herzaky dalam keterangannya, Sabtu (30/7/2022).

Tak hanya itu, ihwal politik tanah air, termasuk tentang kerja sama antarpartai juga menjadi bahasan antara Demokrat, Nasdem, dan PKS.

“Kalau terkait koalisi, sempat dibahas tipis-tipis saja. Termasuk rencana pertemuan ke depannya,” ujar Herzaky.


Kemungkinan Adanya 4 Poros di Pilpres 2024

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai jika Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan PKS berkoalisi maka dimungkinkan ada empat poros pada Pemilu Presiden 2024.

Pertama, koalisi PKB dan Gerindra.

Kedua, koalisi PKS, Nasdem, dan Demokrat. Lalu, Koalisi Indonesia Bersatu yang diusung Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Terakhir, PDI Perjuangan yang punya potensi melangkah sendirian.

Kendati begitu, Ujang menyebutkan, situasi politik menuju Pilpres 2024 masih sangat cair sehingga sangat mungkin berubah.

"Tapi kemungkinan semuanya masih cair, apa pun masih bisa terjadi terkait dengan persoalan koalisi," katanya kepada Kompas.com, Minggu (31/7/2022). (*)


Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Jika Nasdem, Demokrat dan PKS Berkoalisi, Pengamat Prediksi Sosok Capres-Cawapres yang Bakal Diusung

# NasDem # Demokrat # PKS # Anies Baswedan

Editor: Restu Riyawan
Video Production: Muhammad Taufiqurrohman
Sumber: Tribun Papua

Tags
   #NasDem   #Demokrat   #PKS   #Anies Baswedan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved