Senin, 13 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Update Hari ke-24 Kasus Brigadir J Fakta Miscall Misterius, Hasil Autopsi Ulang & Ajudan Diperiksa

Senin, 1 Agustus 2022 19:30 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - 24 hari sudah kasus tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat masih menjadi misteri.

Terbaru, Komnas HAM kembali memanggil ajudan Ferdy Sambo yang sempat mangkir dalam pemeriksaan Selasa (26/7) lalu.

Fakta soal adanya miscall berkali-kali dari Brigadir J juga terungkap dari keterangan terbaru kuasa hukum.

Pada Senin (1/8/2022) hari ini, seorang ajudan Ferdy Sambo yang sebelumnya belum menjalani pemeriksaan, datang ke Komnas HAM.

Ia tampak mengenakan setelan kaos lengan pendek dan juga topi hitam.

Baca: Kesaksian Vera Simanjuntak di Hari Tewasnya sang Pacar, Diteror 23 Kali Panggilan dari HP Brigadir J

Ajudan berbadan tegap tersebut datang sekira pukul 10.15 WIB.

Selain ajudan, dilaporkan bahwa ART Ferdy Sambo juga datang dalam pemeriksaan.

Tampak ajudan Irjen Ferdy Sambo itu mendapatkan pengawalan ketat, kemudian ada pula seorang wanita berjihab hitam bermotif putih yang datang bersama.

Kedatangan keduanya, dilaporkan untuk melengkapi pemeriksaan Komnas HAM dalam kasus tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat.

Beberapa fakta baru dalam kasus tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat juga dijelaskan oleh kuasa hukum keluarga yakni Kamaruddin Simanjuntak.

Ponsel Brigadir J dilaporkan melakukan miscall ke nomor sang kekasih sebelum pukul 17.00 WIB.

Jejak missed call dari HP Brigadir J itu tidak beraturan.

Baca: Penampakan Ajudan dan ART Ferdy Sambo Datangi Komnas HAM, Lanjutkan Pemeriksaan Tewasnya Brigadir J

"Ada sekitar beberapa puluh kali missed call. Saya total ada 23 missed call ini datang ke HP Vera kekasih Brigadir J."

"Tetapi missed call ini tidak beraturan," kata Kamaruddin.

Kamaruddin menuturkan, ada banyak miscall dalam satu waktu, kemudian jeda beberapa saat dan akan ada banyak miscall lagi dalam kurun waktu yang saling berdekatan.

"Contohnya missed call pukul 16.00, lalu 16.10, Kemudian 16.20, sudah 16.20 balik lagi ke 16.05."

"Jadi missed call-nya itu tidak beraturan, sekali masuk breeettt banyak dan tidak beraturan," kata Kamaruddin dalam akun RK Channel Minggu (31/7/2022).

Kamaruddin dalam keterangannya juga memaparkan beberapa hal terkait hasil autopsi ulang yang telah dilakukan terhadap jenazah Brigadir J.

Autopsi ulang Brigadir J dilakukan tim kedokteran forensik independen di RSUD Sungai Bahar, Muaro Jambi, Rabu (27/7/2022) lalu.

Saat ini, hasil autopsi ulang Brigadir J masih menunggu hasil pemeriksaan sampel bagian jenazah yang diperiksa secara mikroskopik di laboratorium RSCM.

Meski begitu, keluarga Brigadir J sudah memiliki gambaran umum terkait hasil autopsi ulang itu.

Hal ini lantaran ada dua orang perwakilan keluarga yang dipersilahkan ikut memantau dan melihat jalannya autopsi ulang.

Dari keterangan Kamaruddin, didapati bahwa bagian otak dari Brigadir J ada di bagian perut.

Hal ini diduga terjadi karena pada autopsi pertama, pihak forensik sudah melakukan pemeriksaan dan mengembalikan bagian organ tersebut ke perut.

Kamaruddin juga menyebut bahwa ada lubang di kepala belakang yang tembus sampai ke bagian mata dan hidung.

Baca: Jokowi Didesak Bersikap Tegas soal Penembakan Brigadir J, Kredibilitas Pimpinan Polri Terancam

Ia menduga bahwa Brigadir J ditembak bukan dari jarak jauh namun dari jarak sangat dekat.

Kamaruddin berujar, ditemukan juga dugaan tembakan dari leher mengarah ke bagian bibir.

Meski begitu, hasil lengkap pemeriksaan autopsi ulang ini belum dibenarkan kepolisian.

Pasalnya, saat ini pemeriksaan masih dilakukan dan diperkirakan memakan waktu hingga 4-8 minggu.

(Tribun-Video.com/Tribunnews)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bocorkan Hasil Autopsi Ulang Brigadir J, Kamaruddin Sebut Otak Pindah ke Bagian Perut

# Komnas HAM # Ferdy Sambo # Brigadir J # Brigadir Yosua Hutabarat

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Nila
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved