Kamis, 9 April 2026

Mancanegara

Tak Terima Pasukannya Dibunuh, Panglima Perang Ukraina Akan Balas Dendam: Hati-hati Kau Musuh

Minggu, 31 Juli 2022 19:52 WIB
Tribun Jambi

TRIBUN-VIDEO.COM - Panglima perang Ukraina menyebut Rusia adalah negara teroris.

Pasalnya invasi Rusi telah menyebabkan banyak korban jiwa di antaranya tentara Ukraina.

Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina, Valeriy Zaluzhnyi menuntut balas dendam atas pasukan Ukraina yang dilukai Rusia.

Dia menyebut Angkatan Bersenjata Ukraina akan membalas dendam atas apa yang diperbuat Rusia terhadap tentara Ukraina yang terbunuh dan cacat.

"Rusia adalah negara teroris. Kekejaman yang dilakukan oleh Rusia terhadap tawanan perang kami memicu kemarahan. Kami akan membalas setiap saudara ipar yang tewas atau cacat," tulis Zaluzhnyi.

Zaluzhnyi mengancam akan menghukum mereka yang bersalah atas kejahatan terhadap tentara maupun warga sipil.

Kekejaman yang dilakukan Rusia terhadap tawanan prang memicu kemarahan Ukraina.

Diketahui Ukraina menganut norma-norma hukum humaniter internasional.

Baca: Rusia Tembakkan Rudal, Pangkalan Militer Ukraina di Utara Kyiv Hancur dan 2 Bangunan Rusak

Baca: Pasukan Rusia Berhasil Hancurkan Kereta Api Pengangkut Pasukan Elit Ukraina dengan Rudal

Ukraina akan mengusut tuntas kejahatan hingga membuat musuh tak memiliki tempat untuk bersembunyi di bumi ini.

"Kami akan melakukan segala yang mungkin - dan tidak mungkin - untuk menghukum mereka yang bersalah atas kejahatan terhadap saudara-saudara kita, serta warga sipil. Kejahatan ini tidak memiliki undang-undang pembatasan. Hati-hati, musuh, Anda tidak akan memiliki tempat untuk bersembunyi di Bumi ini," kata Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina.

Diberitakan sebelumnya, pengadilan Ukraina membuka proses pidana atas serangan Rusia yang menargetkan koloni hukuman.

Akibat serangan di Olenivka, wilayah Donetsk sekitar 40 orang tewas dan 130 orang mengalami luka-luka.

Menurut Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina, militer Rusia sengaja menyerang fasilitas tempat tawanan perang Ukraina.

Staf Umum mengecam pernyataan Kremlin atas serangan ini sebagai provokasi yang terang-terangan.

Menurut intelijen Ukraina, tawanan perang Ukraina bisa saja dibunuh oleh tentara bayaran Wagner, yang terintegrasi dengan pasukan invasi Rusia.

(Tribun-Video.com/TruibunJambi.com)


Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Panglima Perang Ukraina tak Terima Pasukannya Dibunuh Rusia: Kami Akan Membalas

# Ukraina # Rusia # teroris # warga sipil

Editor: Restu Riyawan
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Video Production: Dharma Aji Yudhaningrat
Sumber: Tribun Jambi

Tags
   #Ukraina   #Rusia   #teroris   #warga sipil

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved