TRIBUNNEWS UPDATE
Pertama Kali sejak Invasi di Ukraina, Menlu AS Telepon Menlu Rusia, Minta Kabulkan Permintaan Ini
TRIBUN-VIDEO.COM - Pada Jumat (29/7/2022), Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken menelepon Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov.
Ini menjadi pembicaraan perdana ke dua negara tersebut sejak Rusia memulai invasinya ke Ukraina.
Dalam sambungan telepon tersebut, Blinken mengajukan permohonan terkait pembebasan dua warganya.
Baca: Pasukan Ukraina Klaim Membunuh Pasukan Rusia & Hancurkan Gudang Amunisi di Wilayah Kherson
Dikatakan Blinken, ia mendesak Rusia untuk menerima proposal substansial yang ia ajukan.
Proposal tersebut diajukan Washington untuk menjamin pembebasan dua orang Amerika yang ditahan Rusia.
Dua orang tersebut ialah Paul Whelan dan Brittney Griner.
"Kami melakukan percakapan yang jujur dan langsung. Saya mendesak Kremlin untuk menerima proposal substansial yang kami ajukan untuk pembebasan Paul Whelan dan Brittney Griner," kata Blinken pada konferensi pers di Departemen Luar Negeri AS, yang dikutip dari Reuters.
Diskusi keduanya muncul saat seorang sumber mengatakan Rusia mencoba menambahkan Vadim Krasikov, terpidana kasus pembunuhan ke dalam pertukaran tahanan.
Baca: Pasukan Pro Putin yang Rekam Video Aksi Keji Kebiri Tentara Ukraina Kini Diburu untuk Diadili
Menurut sumber tersebut, para pejabat AS tidak memandang gagasan ini secara serius, karena Krasikov berada dalam tahanan Jerman.
Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih pun menolak tawaran tersebut.
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Adrienne Watson menyebut, upaya pertukaran tahanan tersebut tak layak.
Pasalnya, Moskow menahan dua warga Amerika untuk ditukarkan dengan seorang pembunuh asal Rusia.
"Menahan dua sandera Amerika yang ditahan secara salah untuk pembebasan seorang pembunuh Rusia di tahanan negara ketiga bukanlah tawaran balasan yang serius. Ini adalah upaya itikad buruk untuk menghindari kesepakatan di atas meja yang harus diambil Rusia," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Adrienne Watson.
Sementara Lavrov, menyarankan kepada Blinken agar kedua belah pihak berdiplomasi secara diam-diam mengenai masalah pertukaran tahanan ini.
Baca: Invasi Rusia Ukraina: Rusia Tembak Jatuh Helikopternya dan Tembaki Jet Tempur dengan Israel
"Mengenai kemungkinan pertukaran warga Rusia dan AS yang dipenjara, pihak Rusia sangat menyarankan kembali ke praktik penanganan ini secara profesional dan menggunakan 'diplomasi diam-diam' daripada membuang informasi spekulatif," kata kementerian luar negeri Rusia. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menteri Luar Negeri AS Telepon Menlu Rusia Selama 25 Menit, Ini yang Mereka Bahas
# TRIBUNNEWS UPDATE # Ukraina # Amerika Serikat # Antony Blinken # Sergey Lavrov # Rusia
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Dwi Adam Sukmana
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik Timur Tengah: Iran Diminta Tak Mudah Percayai AS, Prabowo Incar Minyak Rusia
3 hari lalu
Tribunnews Update
Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Dubes Iran: Ada Protokol yang Harus Dilalui
3 hari lalu
Tribunnews Update
Iran Klaim AS Setuju Cairkan Aset Beku Rp 102 Triliun, Gedung Putih: Salah, Negosiasi Belum Dimulai
3 hari lalu
Tribunnews Update
Balas Serangan di Lebanon, Hizbullah Gempur Israel dengan Rudal di Tengah Gencatan Senjata AS-Iran
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.