HOT TOPIC
Pengacara Keluarga Brigadir J Ragukan Kinerja Komnas HAM, Sebut Curiga Ada yang Ditutup-tutupi
TRIBUN-VIDEO.COM - Kuasa hukum keluarga Brigadir J, mulai meragukan kinerja Komnas HAM dalam menangani kasus tewasnya Brigadir J.
Pasalnya sebelumnya pihak Komnas HAM memberikan klarifikasi terkait melipat kertas saat menggelar konferensi pers.
Pihak Komnas HAM menyebut bahwa pihaknya melipat kertas karena ada nomor telepon keluarga.
Baca: Ditarik ke Bareskrim, Tangani Kasus Kematian Brigadir J dan Dugaan Pelecehan Istri Irjen Ferdy Sambo
Namun keterangan tersebut diragukan oleh kuasa hukum keluarga Brigadir J, Mansur Febria.
Mansur tidak yakin bahwa kertas yang ditutup oleh Komisioner Komnas HAM Choirul Anam berisi nomor-nomor telepon.
Mansur menyebut konferensi pers yang digelar adalah soal hasil rekaman CCTV dari Magelang hingga Jakarta dan bukan soal komunikasi dari para saksi.
Mansur menyebut tidak ada penjelasan terkait komunikasi Brigadir J dengan keluarganya saat konferensi pers berlangsung.
Sehingga Mansur menaruh curiga bahwa kertas yang dilipat bukan berisi nomor telepon keluarga.
Baca: Tak Tahu soal Ancaman Pembunuhan, Ayah Brigadir J: Dia Hanya Menceritakan Kebaikan Ferdy Sambo
Hal itu diungkapkannya dalam tayangan Youtube Kompas TV, Sabtu 30 Juli lalu.
Menurutnya ada upaya menutup-nutupi sehingga membuat pihaknya semakin ragu akan kinerja Komnas HAM. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Komnas HAM Sebut Kertas yang Dilipat Berisi Nomor Telepon, Pengacara Brigadir J Tidak Yakin
# HOT TOPIC # Brigadir J # Komnas HAM # CCTV
Reporter: Umi Wakhidah
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Tribunnews.com
Viral
KECOLONGAN! Motor Hilang saat Bayar Pajak di Samsat Palembang, CCTV Disebut Rusak
Rabu, 8 April 2026
Mancanegara
Markas PBB Diserang! UNIFIL Bereaksi Keras atas Perusakan CCTV oleh Militer Israel di Lebanon
Selasa, 7 April 2026
Berita Terkini
Detik-detik Kiryat Shmona Terbakar Kena Serangan Beruntun Rudal Iran dan Ledakan Terekam CCTV
Senin, 6 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.