Tribunnews Update
Tank Howitzer Kiriman Jerman Mogok di Ukraina, Gegara Dipaksa Tembakkan Peluru Melebihi Kemampuan
TRIBUN-VIDEO.COM - Jerman merupakan salah satu negara Barat yang mengirim bantuan militer kepada Ukraina.
Satu di antaranya adalah Tank Howitzer 2000 yang baru saja tiba di Ukraina pada akhir Juni kemarin.
Namun, senjata artileri tersebut dilaporkan mogok selama sebulan karena masalah teknis.
Media Jerman Der Spiegel mengonfirmasi ada sejumlah artileri yang menunjukkan tanda-tanda mogok, Jumat (29/7).
Baca: Rusia Hujani 6 Rudal ke Pangkalan Militer di Kyiv, hanya 1 yang Bisa Diadang oleh Pertahanan Ukraina
Militer Jerman menduga masalahnya berasal dari banyaknya peluru yang ditembakkan setiap hari oleh pasukan Ukraina.
Rupanya hal itu dapat merusak mekanisme pemuatan Howitzer.
Dikutip dari Russia Today (RT), pasukan Ukraina disebut menghabiskan hingga 100 peluru per hari.
Menurut Jerman, jumlah itu sangat banyak dan dianggap sebagai penggunaan intensitas tinggi.
Meski dianggap tinggi, Ukraina mengklaim bahwa jumlah itu masih kalah jauh dengan Rusia.
Baca: Detik-detik Pertempuran Artileri Sekutu Rusia dengan Ukraina, Serang Benteng di Zona Operasi
Pejabat Ukraina menyatakan bahwa senjata mereka dapat menembakkan 6.000 peluru per hari, sementara Rusia bisa sampai 20.000 per hari.
Hal ini menjadi beban tersendiri pada militer Ukraina karena jumlah artilerinya kalah jauh dengan Rusia.
Rusia dilaporkan menurunkan 15 artileri untuk setiap unit Ukraina.
Dengan persediaan amunisi yang menipis, Ukraina terpaksa menembakkan amunisi yang tidak sesuai dengan kemampuan Howitzer Jerman.
Kabar itu kemudian didengar oleh militer Jerman sehingga pihaknya mengirim suku cadang untuk memperbaikinya.
Howitzer 2000 ternyata bukanlah satu-satunya senjata asing yang gagal di medan perang Ukraina.
Rudal Javelin yang dikirim Inggris dan Amerika Serikat (AS) sebagian ada yang tidak berfungsi.
(Tribun-Video.com)
Artikel telah tayang dengan judul German weapons failing in Ukraine – media
Host: Agung
Vp: Salim
# howitzer # Jerman # mogok Ukraina # masalah teknis
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Sumber Lain
Konflik Timur Tengah
Strategi Negosiasi Iran Dianggap Cemerlang, Kanselir Jerman: AS Dipermalukan Teheran
3 jam lalu
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Saksi Mata Beberkan Kronologi Tabrakan 3 Kereta di Bekasi Timur yang Dipicu Taksi Mogok di Rel
6 jam lalu
Terkini Nasional
Penyebab Taksi Mogok di Tengah Rel hingga Terjadi Laka KAJJ dan KRL di Bekasi, 14 Orang Meninggal
9 jam lalu
Tribunnews Update
Jerman Ejek Trump: AS Dipermalukan Iran, Tak Punya Strategi Perang tapi Teheran Lebih Tangguh
1 hari lalu
Tribunnews Update
Plenkovic Sebut Ukraina Tak Realistis Masuk NATO, Ancaman Trump ke Spanyol Tak Perlu Dianggap Serius
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.