Kesehatan
Fakta Cacar Monyet pada Ibu Menyusui Bisa Tularkan Virus ke Bayi, Ini Kata Dokter Ahli
TRIBUN-VIDEO.COM - Monkeypox atau cacar monyet belakangan ini diperbincangkan.
Virus ini dapat menular dari manusia ke manusia melalui kontak langsung.
Bahkan ibu menyusui yang terdiagnosa cacar monyet sebaiknya tidak memberikan ASI kepada si kecil.
Dikutip dari Tribunnews.com, Monkeypox atau cacar monyet adalah virus yang dapat menular dari manusia ke manusia.
Baca: Pernyataan Wakil Presiden Maruf Amin terkait Kasus Cacar Monyet: Belum Terbukti Ada di Indonesia
Penyebaran virus ini melalui kontak langsung dari darah, cairan tubuh, lesi kulit, serta cairan napas.
Bahkan ibu menyusui yang terdiagnosa cacar monyet bisa menularkan bayinya saat memberikan ASI.
Demikian disampaikan Dokter Penyakit Dalam di Rumah Sakit St. Carolus Salemba, Robert Sinto dalam konferensi pers, Rabu (27/7/2022).
"Karena sama-sama pernah melewati aliran darah maka secara hipotesis kita bisa menduga bahwa virus ini bisa ditransmisikan lewat air susu ibu," ujar dokter Robert.
Baca: Beberapa Pria yang Terkena Monkeypox Juga Menderita HIV, Korban Cacar Monyet Kebanyakan Gay & LGBT
Selain itu pemberian ASI yang disimpan dipendingin sebaiknya tidak dikonsumsi.
Sebab penularan ibu menyusui terdiagnosa cacar monyet tidak hanya melalui kontak kulit ibu dengan bayi, namun bisa melalui cairan ASI yang diminum bayi.
"Perah juga tidak boleh, jadi selama menderita cacar monyet lebih baik berhenti memberi ASI sama sekali," kata dia.
Meskipun cacar monyet belum masuk di Indonesia, sebaiknya mencegahnya dengan menerapkan protokol kesehatan dan menjaga kebersihan.
Untuk memberikan ASI pada si kecil sebaiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.
(Tribun-Video/TribunKesehatan)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bolehkah Ibu Menyusui Terdiagnosa Monkeypox Beri ASI pada Bayinya?
# monkeypox # cacar monyet # virus # ASI # ibu menyusui # Hipotesis
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: Tribunnews.com
Healthy Talk
HEALTHY TALK: Ramai Istilah Superflu, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
Kamis, 2 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Waspada Virus Nipah! WHO Konfirmasi Satu Orang Terjangkit di Bangladesh Telah Meninggal Dunia
Sabtu, 7 Februari 2026
TRIBUN HEALTH
Waspada Super Flu H3N2 di Indonesia, Anak-Anak Jadi Kelompok Paling Rentan
Jumat, 2 Januari 2026
Tribunnews Update
IDAI Ingatkan ASI Lebih Aman untuk Bayi di Masa Bencana, Susu Formula Dinilai Berisiko
Selasa, 23 Desember 2025
TRIBUN VIDEO UPDATE
Lansia Pertama di Dunia Terjangkit Virus Flu Burung yang Belum Pernah Ditemukan pada Manusia
Jumat, 21 November 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.