konflik rusia vs ukraina
Rusia Lancarkan Serangan dan Mentarget Laut Hitam hingga Buat Presiden Ukraina Murka
TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia meluncurkan beberapa serangan rudal ke sasaran di pantai Laut Hitam pada hari Selasa 27 Juli 2022.
Rusia dituding pimpinan militer Ukraina telah menyerang laut hitam.
"Sebuah serangan rudal besar-besaran, dengan menggunakan pesawat, diluncurkan dari Laut Hitam di selatan Ukraina," kata komando militer selatan negara itu dalam sebuah posting Facebook.
Dijelaskannya jika infrastruktur pelabuhan menjadi sasaran serangan Rusia di wilayah Mykolaiv.
Tudingan ini didukung oleh gubernur wilayah itu Vitaliy Kim yang mengunggah video serangan itu, yang menunjukkan beberapa ledakan.
"Objek infrastruktur kritis dan bisnis kendaraan bermotor rusak," kata Kim di Telegram.
Baca: Rusia-Israel Memanas Gara-gara Penutupan Badan Yahudi, Netanyahu Salahkan Perdana Menteri
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memposting video di Instagram yang menunjukkan rumah-rumah rusak berat dan puing-puing di desa Zatoka, yang terletak di sebelah barat Odessa.
"Tidak ada pangkalan militer, tidak ada pasukan. Teroris Rusia hanya ingin menembak. Mereka akan dimintai pertanggungjawaban atas semua ini," kata Zelensky.
Ukraina telah menyatakan harapan pada hari Senin bahwa mereka dapat mulai bersiap untuk memulai kembali operasi ekspor biji-bijian dan berharap untuk mengirimkan kapal pertama minggu ini.
Sebelumnya Pasukan Ukraina paksa Rusia mundur, Kamis (30/6/2022).
Baca: Ribuan Petisi Ditandatangani, Dukung Boris Johnson Jadi PM Ukraina, Dianggap Vocal Terhadap Invasi
Mundurnya Rusia seakan membuka kembali keran ekspor produk makanan Ukraina ke sejumlah negara di sekitarnya.
Sementara itu pasukan Ukraina lancarkan gelombang serangan jarak jauh terhadap Pulau Ziminy yang diduduki Federasi Rusia (RF).
Dilansir Kyivpost, JFS mengkonfirmasi terpantau rudal Angkatan Bersenjata Ukraina (UAF) dan unit artileri melakukan setidaknya 150 misi tembakan ke Pulau Ular atau dikenal dengan Pulau Ziminy.
“Aspek yang paling signifikan adalah bahwa ini dapat membuka pintu bagi ekspor biji-bijian Ukraina dari Odesa, yang sangat penting bagi ekonomi Ukraina dan untuk pasokan makanan global,” kata Rob Lee dari Institut Penelitian Kebijakan Luar Negeri yang berbasis di Amerika Serikat (AS), dikutip Al Jazeera.
Berusaha untuk membuka blokade pelabuhan Ukraina telah menjadi tujuan utama Barat.
Namun pendapat pakar militer mengatakan bahwa mengusir Rusia dari Pulau Ular tidak dengan sendirinya cukup untuk membuka blokir pelabuhan.
Rusia masih punya peluang mencegat kapal kargo di laut.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Laut Hitam Bergejolak, Rusia Lancarkan Serangan hingga Buat Presiden Ukraina Murka
# Rusia # serangan # rudal # Laut Hitam # Ukraina # Volodymyr Zelenskyy
Video Production: Riko Pulanggeni
Sumber: Tribun Jambi
Internasional
Serangan Israel Tewaskan 254 Orang dan 1165 Terluka, Lebanon Umumkan Hari Berkabung Nasional
4 hari lalu
Tribunnews Update
Rusia Panen Cuan Imbas Perang Picu Penutupan Selat Hormuz, Minyak Laris Terjual 2 Kali Lipat
4 hari lalu
Tribunnews Update
Negara Teluk Incar Terra Drone Murah Buatan Ukraina, Strategi Baru Lawan Iran Imbas Krisis Rudal
4 hari lalu
Tribunnews Update
Rudal dari Lebanon Hujani Israel, Hizbullah Klaim Jadikan Serangan Balasan atas Konflik Terbaru
4 hari lalu
Tribun Video Update
Prabowo Klaim Indonesia Jadi Negara Aman jika Perang Dunia III Meletus: Orang Rusia-Ukraina di Bali
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.