Senin, 13 April 2026

konflik rusia vs ukraina

Rusia Lancarkan Serangan dan Mentarget Laut Hitam hingga Buat Presiden Ukraina Murka

Rabu, 27 Juli 2022 22:14 WIB
Tribun Jambi

TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia  meluncurkan beberapa serangan rudal ke sasaran di pantai Laut Hitam pada hari Selasa 27 Juli 2022.

Rusia dituding pimpinan militer Ukraina telah menyerang laut hitam.

"Sebuah serangan rudal besar-besaran, dengan menggunakan pesawat, diluncurkan dari Laut Hitam di selatan Ukraina," kata komando militer selatan negara itu dalam sebuah posting Facebook.

Dijelaskannya jika  infrastruktur pelabuhan menjadi sasaran serangan Rusia di wilayah Mykolaiv.

Tudingan ini  didukung oleh gubernur wilayah itu Vitaliy Kim yang mengunggah video serangan itu, yang menunjukkan beberapa ledakan.

"Objek infrastruktur kritis dan bisnis kendaraan bermotor rusak," kata Kim di Telegram.

Baca: Rusia-Israel Memanas Gara-gara Penutupan Badan Yahudi, Netanyahu Salahkan Perdana Menteri

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memposting video di Instagram yang menunjukkan rumah-rumah rusak berat dan puing-puing di desa Zatoka, yang terletak di sebelah barat Odessa.

"Tidak ada pangkalan militer, tidak ada pasukan. Teroris Rusia hanya ingin menembak. Mereka akan dimintai pertanggungjawaban atas semua ini," kata Zelensky.

Ukraina telah menyatakan harapan pada hari Senin bahwa mereka dapat mulai bersiap untuk memulai kembali operasi ekspor biji-bijian dan berharap untuk mengirimkan kapal pertama minggu ini.

Sebelumnya Pasukan Ukraina paksa Rusia mundur, Kamis (30/6/2022).

Baca: Ribuan Petisi Ditandatangani, Dukung Boris Johnson Jadi PM Ukraina, Dianggap Vocal Terhadap Invasi

Mundurnya Rusia seakan membuka kembali keran ekspor produk makanan Ukraina ke sejumlah negara di sekitarnya.

Sementara itu pasukan Ukraina lancarkan gelombang serangan jarak jauh terhadap Pulau Ziminy yang diduduki Federasi Rusia (RF).

Dilansir Kyivpost, JFS mengkonfirmasi terpantau rudal Angkatan Bersenjata Ukraina (UAF) dan unit artileri melakukan setidaknya 150 misi tembakan ke Pulau Ular atau dikenal dengan Pulau Ziminy.

“Aspek yang paling signifikan adalah bahwa ini dapat membuka pintu bagi ekspor biji-bijian Ukraina dari Odesa, yang sangat penting bagi ekonomi Ukraina dan untuk pasokan makanan global,” kata Rob Lee dari Institut Penelitian Kebijakan Luar Negeri yang berbasis di Amerika Serikat (AS), dikutip Al Jazeera.

Berusaha untuk membuka blokade pelabuhan Ukraina telah menjadi tujuan utama Barat.

Namun pendapat pakar militer mengatakan bahwa mengusir Rusia dari Pulau Ular tidak dengan sendirinya cukup untuk membuka blokir pelabuhan.

Rusia masih punya peluang mencegat kapal kargo di laut.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Laut Hitam Bergejolak, Rusia Lancarkan Serangan hingga Buat Presiden Ukraina Murka

# Rusia # serangan # rudal # Laut Hitam # Ukraina # Volodymyr Zelenskyy

Baca berita terkait di sini.

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Riko Pulanggeni
Sumber: Tribun Jambi

Tags
   #Rusia   #serangan   #rudal   #Laut Hitam   #Ukraina   #Volodymyr Zelenskyy

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved